Minggu, 19 April 2026

Mancanegara

Israel Secara Sepihak Akhiri Gencatan, Tak Perduli Nasib Para Sandera Terkatung-katung

Kamis, 20 Maret 2025 15:46 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Seorang pejabat senior Hamas mengatakan kepada Reuters bahwa Israel telah mengakhiri perjanjian gencatan senjata di Gaza secara sepihak.

Dalam pernyataan resminya, Hamas menuduh keputusan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, untuk melanjutkan operasi militer di Gaza telah membuat para sandera menghadapi "nasib yang tidak diketahui."

Netanyahu Perintahkan Serangan Lebih Keras ke Gaza

Netanyahu menyatakan bahwa militer akan meningkatkan serangan terhadap Hamas di Gaza.

Dalam sebuah pernyataan resmi, Kantor Perdana Menteri Israel mengungkapkan bahwa Netanyahu telah menginstruksikan pasukan untuk mengambil "tindakan tegas" terhadap kelompok tersebut.

Baca: Netanyahu Ketakutan Bergegas Kabur ke Bunker saat Rudal Houthi Gempur Tel Aviv, Dikawal Ketat

Netanyahu menuduh Hamas menolak membebaskan tawanan dan tidak menyetujui usulan gencatan senjata yang diajukan Israel.

Sementara itu, Hamas selama berminggu-minggu menuduh Netanyahu tidak memiliki niat untuk mengakhiri pertempuran di Gaza.

Israel melancarkan gelombang serangan mendadak di Jalur Gaza pada Selasa dini hari, menewaskan sedikitnya 205 warga Palestina, dan mengakhiri sepihak perjanjian gencatan senjata dengan Hamas.

Rekaman langsung oleh Al Jazeera menunjukkan anak-anak dan bayi di antara mereka yang tewas dan terluka, ketika serangan menargetkan beberapa daerah di seluruh wilayah kantong itu, termasuk Gaza utara, Kota Gaza, Deir al-Balah, Khan Younis, dan Rafah.

(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Hamas: Israel Secara Sepihak Akhiri Gencatan Senjata di Gaza, Nasib Para Sandera Terkatung-katung

# Benjamin Netanyahu # Perdana Menteri Israel # Gaza # gencatan senjata

Editor: Fitriana SekarAyu
Video Production: Bayu Pratama
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved