Pemilu 2019
Santunan dari Bawaslu kepada Keluarga Panwaslu yang Meninggal saat Bertugas
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Danang Triatmojo
TRIBUN-VIDEO.COM, JAKARTA - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI santuni keluarga Panwaslu yang tertimpa musibah. Penyampaian dana santunan ini diserahkan langsung oleh para pimpinan Bawaslu RI dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).
Dalam kesempatan itu turut menghadirkan 8 orang ahli waris petugas Panwaslu yang meninggal dunia serta 2 orang Panwaslu terluka dengan cacat fisik.
Pemberian santunan ini merupakan sebuah acara seremonial yang nantinya disusul penyampaian santunan ke seluruh korban.
Dalam sambutannya Ketua Bawaslu RI Abhan menjelaskan, dana santunan ini berasal dari anggaran negara yang telah mendapat persetujuan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani.
"Pada hari ini kami menyampaikan santunan yang sudah mendapatkan persetujuan dari Kementerian Keuangan. Jadi ini adalah anggaran negara," kata Abhan dalam acara yang digelar di halaman parkir Gedung Bawaslu RI, Jakarta Pusat, Kamis (2/5/2019).
Jumlah nilai santunan yang diberikan sesuai dengan surat Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati bernomor S-317/MK/02/2019 tertanggal 25 April 2019.
Mereka yang wafat mendapat dana maksimal Rp36 juta, cacat permanen Rp30,8 juta, luka berat Rp16,5 juta, serta luka ringan Rp8,25 juta.
Abhan mengakui, dana santunan yang diberikan memang tidak seberapa bila dibandingkan dengan pengorbanan mereka. Menurutnya, mereka adalah pahlawan demokrasi karena setia mengawal pelaksanaan pengawasan Pemilu dengan totalitas.
"Kami yakin bahwa ini (jumlah santunan) tidak seberapa dengan pengorbanan dari semua bapak ibu semua, pahlawan-pahlawan yang telah mendahului," ujarnya.
Lebih lanjut, Abhan merinci total petugas Panwaslu yang tertimpa musibah.
Mereka yang harus dirawat inap sebanyak 398 orang, rawat jalan 1.592 orang, alami kecelakaan saat bertugas 250 orang, alami kekerasan 20 orang, cacat permanen 14 orang, alami keguguran kandungan 14 orang, dan alami cedera 18 orang.
Sementara mereka yang meninggal dunia berjumlah 92 orang dengan rincian, 74 laki-laki dan 18 perempuan.(*)
ARTIKEL POPULER:
Benarkah Mie Ayam Tugu Lilin Pajang Solo Pakai Pesugihan Pocong? Yuk Mampir ke Warungnya
Diduga Akan Dijadikan Hadiah Ulang Tahun Bupati Talaud, Ini Daftar Barang Mewah yang Disita KPK
Sop Iga Sapi dan Pecel Legendaris Bu Ugi Tawangmangu, Ada Sejak Zaman Presiden Soekarno
TONTON JUGA:
Reporter: Danang Triatmojo
Sumber: Tribunnews.com
Tribunnews Update
Rumah Menteri Keuangan Sri Mulyani di Bintaro Ikut Digeruduk, Massa Jarah Sejumlah Barang Mewah
Minggu, 31 Agustus 2025
To The Point
Detik-detik Rumah Milik Menkeu Sri Mulyani di Bintaro Dijarah Massa, Sejumlah Barang Mewah Raib
Minggu, 31 Agustus 2025
Tribunnews Update
Viral Video Lawas Gus Miftah Sindir Prabowo di Pemilu 2019 saat Kasus Hina Sunhaji Dirujak Warganet
Selasa, 10 Desember 2024
Viral
Gus Miftah Dikuliti! Terciduk Pernah Ejek Prabowo di Pemilu 2019, Video Lawasnya Mencuat ke Publik
Selasa, 10 Desember 2024
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.