Senin, 13 April 2026

Terkini Metropolitan

Memanas Jelang Pilpres Polresta Bandara Soetta Gelar Istigosah

Rabu, 10 April 2019 21:16 WIB
TribunJakarta

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUN-VIDEO.COM, TANGERANG - Seminggu jelang masa pencoblosan, suasana di Indonesia semakin memanas terutama di kawasan Bandara Soekarno-Hatta yang merupakan pintu utama Indonesia.

Untuk meredam panasnya suasana Pilpres yang akan diselenggarakan pada 17 April 2019 nanti, Polresta Bandara Soekarno-Hatta menggelar Istigosah.

Istigosah atau doa bersama yang bertemakan 'Istigosah Untuk Negeri' tersebut diselenggarakan di Masjid Al Furqon area kargo Bandara Soekarno-Hatta.

Ratusan jamaah yang merupakan para pekerja di kargo dan petugas polisi, secara hikmat mengikuti istigosah tersebut.

Dimulai dengan shalawat Badar, lalu dilanjut Asmaul Husna, serta ditutup dengan doa bersama dipimpin oleh KH. Cholisudin Yusa.

Kapolres Bandara Soekarno-Hatta, Kombes Pol Victor Togi Tambunan mengatakan istigosah tersebut supaya Pilpres 2019 berjalan secara lancar, aman, dan damai.

"Ini usaha kita, agar Pilpres atau Pemilu yang puncaknya pada 17 April nanti berjalan aman dan sejuk. Tidak ada gesekan sama sekali, dan semua berjalan dengan lancar sampai rangkaian Pemilu ini selesai," kata Victor, Selasa (9/4/2019).

Ia melanjutkan, bila perbedaan tidak diantisipasi, maka besar kemungkinan terjadi gesekan atau konflik, baik disengaja ataupun tidak.

Terlebih, banyaknya muncul berita hoax di saat musim kampanye ini, Victor berharap masyarakat kembali adem dengan adanya istigosah.

"Makanya, untuk itu situasi yang terus memanas perlu ada upaya pendinginan. Termasuk yang kita lakukan pada hari ini, kegiatan keagamaan yang diberikan oleh tokoh agama yang dapat memberikan kejelasan melalui ceramah-ceramah agar diharapkan pemilu dapat berjalan sejuk dan damai, " kata Victor.

Satu dari beberapa tujuan diadakannya Istigosah tersebut, kata Victor juga untuk menyuarakan tanggal pencoblosan pada tanggal 17 April 2019 mendatang.

Sebab, menurut dia baru sekira 65 persen rakyat Indonesia yang mengetahui hari pencoblosan.

"Acara ini ada kaitannya dalam menyambut pesta demokrasi 17 April yang harus digelorakan. Karena menurut survey baru sekitar 60 persen masyarakat yang tau bahwa tgl 17 April kita akan melaksanakan puncak pemilu pemungutan suara," jelas Victor.

Menurut Kapolres, dalam Pilpres 2019 ini sangat mempunyai pilihan yang berbeda makanya dari berbeda pilihan itu hal biasa tanpa harus menimbulkan friksi.

"Berbeda boleh-boleh saja, yang penting sejuk. Orang serumah saja berbeda pilihan Pilpres. Bahkan suami istri juga beda pilihannya. Intinya kita tetap rukun dan berdoa bersama-sama demi kemajuan Indonesia," tutur Victor. (*)

ARTIKEL POPULER:

Baca: Isu Digabung Garuda, Karyawan Angkasa Pura II Gelisah

Baca: Indonesia-Amerika Serikat Terbitkan Prangko Peringatan 70 Tahun Hubungan Diplomatik

Baca: Kampanye Akbar di Solo, Lihat Momen Massa Pendukung Prabowo-Sandi saat Salat Zuhur Berjamaah

TONTON JUGA:

Editor: Fatikha Rizky Asteria N
Video Production: Ignatius Agustha Kurniawan
Sumber: TribunJakarta

Tags
   #Bandara Soetta

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved