Live Update
Ancaman Keamanan, PM Israel Netanyahu Pilih Bekerja dari Ruang Bawah Tanah Pasca-Rumah Diserang
TRIBUN-VIDEO.COM - Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu dilaporkan memilih bekerja dari ruang kerja yang berada di bawah tanah.
Netanyahu dan sejumlah rekannya diperintahkan menggunakan ruang bawah tanah yang lebih terlindungi akibat ancaman keamanan.
Yakni, adanya kekhawatiran yang berlanjut mengenai pesawat nirawak dan serangan lainnya.
Baca: Tanda-tanda Kekalahan Israel Semakin Terlihat, Isolasi Ekonomi Disebut Jadi Penyebab Utama
Mengingat sebelumnya, pesawat nirawak Hizbullah pernah menyerang rumahnya di Caesarea bulan lalu.
Dilaporkan, drone peledak yang diluncurkan dari Lebanon pada Sabtu (19/10/2024) oleh Hizbullah, meledak di rumah Netanyahu.
Baca: Hamdan Tegaskan Israel Selalu Halangi Upaya Gencatan Senjata, Kutuk Kekejaman yang Dibantu AS-Barat
Namun, saat serangan berlangsungNetanyahu dan keluarganya tak berada di rumah.
Meski demikian, serangan Hizbullah mengakibatkan kerusakan kecil.
(Tribun-Video.com/Tribunnews.com)
Artikel ini telah tayang di timesofisrael.com dengan judul Netanyahu mengatakan dia sebagian besar bekerja dari ruang bawah tanah yang dibentengi sejak serangan pesawat tak berawak di rumahnya
Program: Live Update
Host: Adila Ulfa Muna Risna
Editor Video: Latif Ghufron Aula
Uploader: Ramadhan Aji Prakoso
# Keamanan # Netanyahu # PM Israel # serangan
Reporter: Adila Ulfa Muna Risna
Video Production: Latif Ghufron Aula
Sumber: Tribun Video
Mancanegara
Aktivis Sumud Flotilla Dikabarkan Alami Penyiksaan saat Ditahan, Netanyahu Tegas Kecam Ben Gvir
Kamis, 21 Mei 2026
Mancanegara
Menteri Keamanan Israel Rilis Rekaman Aktivis Global Sumud Ditahan dengan Tangan Terikat
Kamis, 21 Mei 2026
Berita Terkini
Berujung Deportasi, PM Benjamin Netanyahu Anggap Konten Penangkapan Aktivis Tak Sesuai Nilai Negara
Kamis, 21 Mei 2026
Tribunnews Update
Momen Netanyahu Terjun Langsung ke Area Konflik, Cek Kesiapan Tentara Israel hingga Pegang Senapan
Kamis, 21 Mei 2026
Tribunnews Update
Iran Berencana Sayembara Rp1 Triliun untuk Trump dan Netanyahu, Konflik Timur Tengah Kian Memanas
Rabu, 20 Mei 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.