Minggu, 10 Mei 2026

BREAKING NEWS

Sinyal Pembebasan Sandera, PM Qatar dan Direktur CIA Akan Bertemu Kepala Mossad Israel

Jumat, 26 Januari 2024 09:59 WIB
Tribunnews.com

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Direktur CIA William Burns akan segera melakukan perjalanan ke Eropa untuk membantu menengahi kesepakatan pembebasan sandera Israel yang masih ditahan di Gaza.

William Burns diperkirakan akan bertemu kepala badan intelijen Mossad Israel David Barnea, dan Perdana Menteri Qatar Mohammed bin Abdulrahman Al Thani di Prancis, kata sumber itu.

Kepala intelijen Mesir Abbas Kamel juga akan ikut.

Keempatnya sudah pernah bertemu dalam perundingan sebelumnya yang bertujuan untuk membebaskan sandera dengan imbalan penghentian perang, yang merupakan tuntutan utama Hamas.

Sekitar 100 orang masih ditahan Hamas sejak operasi Banjir Al-Aqsa pada 7 Oktober 2023 lalu.

Baca: Bom Fosfor Putih Israel Pancing Hizbullah untuk Lempar Serangan Balasan, Pertahanan IDF Jebol

Enam pria warga negara AS diyakini termasuk di antara mereka yang masih disandera di Gaza.

CIA menolak mengomentari jadwal perjalanan William Burns karena dirahasiakan.

Sebelumnya, William Burns melakukan perjalanan ke Doha dua kali pada bulan November dan ke Warsawa pada bulan Desember sebagai bagian dari upaya untuk membebaskan sandera yang tersisa.

Pembicaraan terbaru ini menyusul pertemuan antara koordinator Timur Tengah Dewan Keamanan Nasional Brett McGurk dan pejabat senior Mesir dan Qatar pada bulan ini.

Baca: Palestina Tuding Israel Sengaja Tembaki Ratusan Warga yang Cari Bantuan Kemanusiaan di Jalur Gaza

Pertemuan itu merupakan bagian dari dorongan diplomatik Washington dan Doha agar Israel dan Hamas merundingkan kesepakatan.

Upaya tersebut, bertepatan dengan dorongan pemerintahan AS Joe Biden agar Israel menghentikan operasi militernya yang intens di Gaza.

Pada hari Minggu (21/1/2024), ketika tersiar kabar mengenai tekanan diplomatik terbaru dari McGurk, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengeluarkan pernyataan pedas.

Netanyahu mengatakan bahwa Israel menolak kesepakatan pembebasan tahanan karena Hamas ingin mengakhiri perang.

(Tribun-Video.co/Tribunnews.com)

Baca berita terkait hanya di sini

# Konflik Palestina Vs Israel # Operasi Banjir Al-Aqsa # Hamas # Gaza

Editor: Dyah Ayu Ambarwati
Reporter: Sandy Yuanita
Video Production: Okwida Kris Imawan Indra Cahaya
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved