Tribunnews Update
Perang Lawan Hamas, Hizbullah: Tentara Zionis Tidak Ada yang Selamat
TRIBUN-VIDEO.COM - Hizbullah mengklaim bahwa Israel telah runtuh seusai perang melawan Hamas.
Terlebih militer dan intelijen Israel disebut berantakan lantaran konflik internal.
Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Dewan Eksekutif Hizbullah, Seyyed Hashem Safieddine.
Pernyataan itu disampaikan saat melakukan wawancara dengan media Iran pada Selasa (31/10).
Baca: Bolivia Memutus Hubungan Diplomatik dengan Israel, Dianggap Lakukan Kejahatan terhadap Kemanusiaan
Dalam wawancara itu, Safieddine mengklaim Israel mengalami keruntuhan.
Kondisi itu terjadi setelah operasi Badai Al Aqsa pada 7 Oktober silam.
Pihaknya pun mengatakan intelijen dan militer Israel berada dalam kekacauan.
Padahal intel Israel diklaim sangat canggih dan intensif.
Baca: LIVE: Yaman Deklarasikan Perang Melawan Israel hingga Israel Bombardir Kamp Jabalia di Gaza
Namun kondisi itu berhasil dipatahkan oleh militan Palestina.
Lantas Hizbullah pun mengaku bangga dengan Hamas yang memiliki kekuatan begitu besar dalam serangan 7 Oktober.
“Kami bangga dengan saudara-saudara pejuang kami karena memiliki kekuatan yang begitu besar dalam pelaksanaan suatu operasi yang rumit.”
Di pernyataan yang sama, Safieddine mengklaim AS turut dalam pembantaian.
Ia mengatakan AS berada di tengah pembantaian perempuan dan anak-anak Palestina.
(Tribun-Video.com)
Artikel telah tayang dengan judul Israel collapsed after Al-Aqsa Storm, will not to survive own quagmire in Gaza: Hezbollah
Host: Maria Nanda
VP: Anisah Izzatu Sakdiyah
# perang # Hamas # Hizbullah # Tentara Zionis
Reporter: Maria Nanda Ayu Saputri
Sumber: Tribun Video
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.