LIVE UPDATE
Israel Mengultimatum Gaza, Tegaskan tak Ada Operasi Darat Jika Hamas Bebaskan Para Sandera
TRIBUN-VIDEO.COM- Juru bicara Pasukan Pertahanan Israel, Jonathan Conricus mengultimatum terhadap pertempuran yang terjadi antara kelompok militan Palestina, Hamas di Gaza.
Yakni, Jonathan Conricus menyatakan, tak akan ada operasi darat apabila Hamas menyerah dan melepaskan seluruh sandera.
"Israel tidak akan melakukan operasi darat di Gaza jika Hamas menyerah tanpa syarat dan membebaskan semua sandera" kata juru bicara Pasukan Pertahanan Israel (IDF) Letnan Kolonel Jonathan Conricus.
Lantas, Menteri Pertahanan Israel Yoav Gallant mengatakan, apabila serangan tetap dilakukan, pertempuran akan berlangsung selama tiga bulan.
Terkait dengan upaya serangan darat yang dilakukan Israel, Amerika Serikat justru menyarankan untuk ditunda terlebih dahulu.
Penundaan itu bermaksud untuk memungkinkan pembebasan sandera lebih banyak.
Selain itu, dimaksudkan agar bantuan dapat mencapai Gaza.
Baca: Pasukan Israel Siap Bombardir Musuh Dalam Waktu Dekat, Hamas Siap Hadapi Serangan Darat
Lalu, penundaan ini dilakukan sembari menunggu kedatangan pasukan tambahan Amerika Serikat (AS) ke Gaza.
Seperti diketahui, Jumat (20/10/2023) Hamas telah membebaskan dua orang Amerika yang ditahan sejak Sabtu (7/10/2023).
Sementara itu, ratusan orang lainnya yang disandera Hamas belum dibebaskan.
“(Pemerintah) menekan kepemimpinan Israel untuk menunda karena kemajuan dalam upaya penyanderaan,” dan kebutuhan untuk mengirim truk bantuan ke Gaza, kata seseorang yang mengetahui diskusi tersebut.
Terkait hal itu, Menteri Pertahanan Yoav Gallant menegaskan bahwa serangan darat Israel ke Gaza harus menjadi manuver terakhir.
Pasalnya, setelah pasukan Israel berhasil menumpas musuh, setelah itu tidak akan ada lagi Hamas.
Seperti diketahui sekira 1.400 warga Israel telah tewas sejak Hamas melancarkan serangan mendadak, Sabtu (7/10/2023). Selain sejumlah warga lainnyajuga dinyatakan hilang dan disandera oleh Hamas.
Sementara itu, menurut kementerian kesehatan yang dikelola Hamas, sebanyak 4.300 orang Palestina telah terbunuh di Gaza.
Bahkan, krisis kemanusiaan di Jalur Gaza terus memburuk.
Yakni, persediaan air bersih, makanan dan listrik semakin menipis.
Sehingga hal tersebut membuat rumah sakit di daerah kantong Palestina berada di ujung tanduk.
(Tribun-Video.com/rt.com).
https://www.rt.com/news/585583-israel-gaza-operation-hamas-surrender/
#hamasvsisrael #gaza #gazaunderattack #palestina #palestine #israel #hamasattack #israelpalestine #israelpalestineconflict #israelpalestine #israelpalestina
Reporter: Adila Ulfa Muna Risna
Video Production: Ika Vidya Lestari
Sumber: Tribun Video
Gencatan Senjata Iran-AS Terancam Batal Akibat Serangan Israel ke Lebanon
Kamis, 9 April 2026
Tribunnews Update
Israel Disebut Kaget Gencatan Senjata, Netanyahu Diduga Upaya Gagalkan Kesepakatan di Tengah Tekanan
Kamis, 9 April 2026
Tribunnews Update
Israel Klaim 1.500 Hizbullah Tewas, IDF Kepung Bint Jbeil saat AS Beri Sinyal Operasi Lanjut
Kamis, 9 April 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Rangkuman AS-Israel vs Iran: Warga Teheran Tak Percaya Trump, Gencatan Senjata Terancam Berakhir
Kamis, 9 April 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.