Tribunnews Update
Satria Pembela Melayu Sikapi Polemik Rempang dengan Polisi: Lebih Baik Mati Daripada Mengkhianati
TRIBUN-VIDEO.COM - Satria Pembela Melayu atau SPM sikapi polemik yang terjadi antara warga Rempang, Batam dengan aparat kepolisian.
Lantaran aparat kepolisian melakukan tindakan yang dinilai anarkis hingga membuat pelajar mengalami trauma.
Pasalnya, saat ricuh dengan warga, aparat menyemprotkan gas air mata hingga membuat siswa SD dan SMP yang berada tak jauh dari lokasi lari ketakutan.
Bahkan ada yang pingsan saat menghirup gas air mata.
Baca: Duduk Perkara Konflik Rempang di Batam, Bermula dari Pemberian HPL ke Swasta
Baca: Kata Anies Baswedan Soal Bentrokan di Rempang Batam, Singgung soal Dialog Pemerintah dengan Warga
SPM pun menyatakan sejumlah tuntutan membela warga Rempang.
Presiden Joko Widodo, pemerintah Batam hingga aparat kepolisian diminta mengatasi polemik ini.
(Tribun-Video/TribunMedan)
Artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com dengan judul SOAL Polemik Rempang, Satria Pembela Melayu Sebut Lebih Baik Mati Daripada Mengkhianati
Host: Ni'ma Chalida Husna
VP: Gianta
# Satria Pembela Melayu # polemik # Rempang # polisi
Reporter: Nima ChalidaHusna
Video Production: Gianta Firmandimas Adya Mahendra
Sumber: Tribun Medan
TRIBUNNEWS UPDATE
Situasi Israel Kacau, Warga Bentrok dengan Polisi saat Demo Tuntut Netanyahu Akhiri Perang Iran
Minggu, 5 April 2026
LIVE UPDATE
Teka-teki Kematian Gita Fitri di Talang Sawah, Terungkap Alasan Korban ke Kebun Pepaya Malam Hari
Kamis, 2 April 2026
Terkini Nasional
POLISI DIMUTASI Atasan Saat Ungkap Kasus Korupsi, Pilih Resign dari pada Jadi Penjilat
Kamis, 2 April 2026
LIVE UPDATE
Klarifikasi SPPG Lempongsari Semarang yang Diskors BGN, Ternyata Sempat Dapat Protes Orangtua Siswa
Kamis, 2 April 2026
LIVE UPDATE
Dogiyai Papua Berdarah: Anggota Polisi Gugur, Total 8 Warga Sipil Dilaporkan Tewas Tertembak
Kamis, 2 April 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.