TRIBUNNEWS UPDATE
Putin Permalukan Ukraina di Hadapan Erdogan, Sebut Serangan Balasan Bukan Buntu tapi Gagal Total
TRIBUN-VIDEO.COM - Presiden Rusia Vladimir Putin menegaskan bahwa serangan balasan Ukraina gagal total.
Ia tak setuju dengan klaim yang dibuat Ukraina bahwa serangan tersebut hanya mengalami kebuntuan.
Hal itu disampaikan Putin seusai bertemu Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, Senin (4/9).
Presiden Rusia berharap serangan balasan Ukraina di masa depan juga akan gagal.
Baca: Rahasia di Balik Rusia Tak Pernah Kekurangan Tentara hingga Prediksi NATO akan Bubar di Tahun 2025
Dengan begitu, Kyiv bisa sadar bahwa selama ini telah menjadi boneka Barat untuk melemahkan Rusia.
"Serangan balasan Ukraina adalah sebuah kegagalan, bukan jalan buntu," kata Putin, dikutip dari SputnikGlobe, Selasa (5/9).
Sementara itu, Menteri Pertahanan Rusia Sergey Shoigu mengungkap kerugian yang dialami Ukraina selama tiga bulan terakhir.
Menurutnya, jumlah tentara yang tewas mencapai 66.000 personel dan 7.600 senjata berat dilaporkan hancur.
Baca: Tuding Barat Tipu Rusia dalam Perjanjian Gandum, Putin: 70% Gandum dari Ukraina Berakhir di UE
Shoigu menegaskan bahwa serangan balasan Ukraina gagal dari segala arah.
Namun, pemerintah Ukraina tetap melanjutkan operasi tempurnya.
Menurut Shoigu, tindakan itu sangat perlu untuk menunjukkan keberhasilan kepada sponsor Baratnya.
Adapun serangan balasan Ukraina sudah berlangsung tiga bulan sejak dimulai Juni lalu.
Ukraina tak pernah mengakui bahwa serangan balasan gagal dan menyebutnya lebih lambat dari yang diharapkan.
(Tribun-Video.com)
Artikel telah tayang dengan judul Putin: Ukraine's Counteroffensive is Failure, Not Stalemate
Host: Agung Laksono
VP: Gianta
# Vladimir Putin # Ukraina # Presiden Turki Erdogan # Serangan Balasan # Gagal
Reporter: Agung Tri Laksono
Video Production: Gianta Firmandimas Adya Mahendra
Sumber: Sumber Lain
Tribunnews Update
Iran Tertawakan AS, Sebut Operasi Epic Fury yang Dilakukan dengan Israel Berakhir karena Gagal Total
6 hari lalu
Tribunnews Update
Rusia dalam Tekanan Tinggi! Putin Terancam Dikudeta hingga Dibunuh, Paspampres Perketat Keamanan
7 hari lalu
Mancanegara
Beredar Isu Kudeta dari Laporan Intelijen, Presiden Rusia Vladimir Putin Perketat Keamanan
7 hari lalu
Berita Terkini
FSB Rusia Tangkap Warga Kursk yang Jadi Mata-mata Ukraina, Terancam Dakwaan Pengkhianatan
7 hari lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Rusia Bongkar Agen Mata-mata Ukraina, Tersangka Didakwa Pengkhianatan Kirim Data Militer ke Kiev
Selasa, 5 Mei 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.