Kamis, 16 April 2026

Terkini Nasional

BPJS Kesehatan Punya Utang Rp7,2 Triliun, tapi Hanya Punya Cash Rp154 Miliar

Rabu, 31 Oktober 2018 07:57 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Defisit keuangan BPJS Kesehatan belum menemui pemecahan masalah.

BPJS Kesehatan memiliki masalah dalam melunasi utang yang telah jatuh tempo.

Dikutip dari Kontan.co.id, BPJS memiliki utang yang telah jatuh tempo sebesar Rp7,2 triliun.

Direktur Utama BPJS Kesehatan Fahmi Idris mengatakan, utang BPJS Kesehatan membutuhkan dana cash untuk melunasinya.

"Jadi, dalam lima hari ke depan kami membutuhkan cash (dana tunai) mencapai Rp7,2 triliun," kata Fahmi, Senin (29/10/2018).

Saat ini BPJS Kesehatan hanya memiliki dana tunai sebesar Rp154 miliar.

Baca: Jokowi Beri Sinyal Subsidi, BPJS: Seberapa pun Nominalnya Akan Sangat Membantu

Sehingga BPJS Kesehatan masih memerlukan dana tunai sebesar Rp7,04 triliun.

Dikutip dari Kompas.com, Jokowi sempat menegur Direktur Utama BPJS Fahmi Idris.

Jokowi menegur Dirut BPJS Fahmi Idris karena heran dengan persoalan defisit keuangan BPJS Kesehatan.

Ia heran soal suntikan dana Rp4,9 triliun yang diperikan pemerintah masih kurang untuk menutup defisit BPJS.

Jokowi meminta manajemen BPJS Kesehatan diperbaiki.

Ia berpendapat jika sistem manajemen dibangun secara benar, Jokowi yakin BPJS bisa terhindar dari defisit keuangan. (Tribun-Video.com/Teta Dian Wijayanto)

Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul BPJS Kesehatan hanya punya dana cash Rp154 miliar

TONTON JUGA:

Editor: Radifan Setiawan
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved