TRIBUNNEWS UPDATE
Rusia Ogah Ucapkan Selamat Hari Kemerdekaan kepada Ukraina: Tidak Ada yang Perlu Dirayakan
TRIBUN-VIDEO.COM - Kamis (24/8/2023) diperingati sebagai Hari Kemerdekaan Ukraina yang ke-32.
Sejumlah negara pun beramai-ramai memberi ucapan selamat dalam bentuk video.
Namun hal itu tidak dilakukan oleh Rusia yang kini menjadi musuh utama Ukraina.
Duta Besar Rusia untuk PBB Vassily Nebenzia mengatakan, pihaknya tak akan mengucapkan selamat atas kemerdekaan Ukraina.
Baca: Pertama Kali! Jerman Kirim Sistem Rudal Patriot Buatan Amerika Serikat ke Ukraina untuk Lawan Rusia
Sebab, Kyiv dianggap telah mengorbankan kepentingan nasionalnya demi kepentingan Barat.
"Tidak ada alasan untuk merayakan Hari Kemerdekaan Ukraina," kata Nebenzia, dikutip dari RT, Jumat (25/8).
Menurut Nebenzia, Amerika Serikat (AS) dan sekutunya telah merencanakan perang proksi melawan Rusia sejak 2014.
Hingga saat ini, baik Washington, London, maupun Brussels tidak tertarik untuk menghentikan konflik tersebut.
Bahkan saat perang Rusia-Ukraina berlangsung, Barat berusaha mencegah kedua negara berdamai pada Maret 2022.
Baca: Rusia Klaim Berhasil Tangkis 9 Dari 42 Rentetaan Serangan Drone Musuh di Krimea
Nebenzia juga menuduh Washington dan sekutunya terlibat dalam kejahatan di Kyiv melalui pengiriman senjata dan intelijen.
Sementara itu, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky memperingati Hari Kemerdekaan di Katedral St. Sophia.
Bersama istrinya, Zelensky meletakkan karangan bunga sebagai tanda penghormatan atas para pejuang yang gugur.
Dirinya yakin bahwa Ukraina bisa melewati masa sulit dan meraih kemenangan atas Rusia.
(Tribun-Video.com)
Artikel ini telah tayang di rt.com dengan judul ‘Nothing to congratulate’ on Ukraine’s Independence Day – Moscow
Host: Agung Laksono
VP: Nur Rohman Urip
# Rusia # Ukraina # Perang # Hari Kemerdekaan
Reporter: Agung Tri Laksono
Video Production: Nur Rohman Urip
Sumber: Tribunnews.com
Mancanegara
Rusia Ejek Trump soal Gencatan Senjata Diperpanjang Sepihak: AS Kalah Telak di Agresi!
6 jam lalu
Tribun Video Update
Update Perang Timur Tengah: 100 Gelombang Serangan Iran Buat Kekuatan Militer AS & Israel Hancur
8 jam lalu
Tribunnews Update
AS Akui Kesulitan Hilangkan Ranjau di Selat Hormuz, Pembersihan Bisa Berlangsung hingga 6 Bulan
9 jam lalu
Tribunnews Update
Iran Pamerkan Kekuatan Rudal Balistik: Pertontonkan 'Senjata Kiamat', Sinyal Peringatan ke Musuh
10 jam lalu
Tribunnews Update
Iran Raup Untung Besar! Kantongi Pendapatan Pertama dari Tol Selat Hormuz, Trump Tak Digubris
10 jam lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.