Jumat, 24 April 2026

Mancanegara

Kronologi Pembakaran Kitab Suci Atas Nama Kebebasan Berekspresi

Rabu, 2 Agustus 2023 15:14 WIB
Tribun Video

TRIBUN-VIDEO.COM - Kerusuhan awalnya terjadi di Swedia, Jumat (28/8/2020) malam yang kemudian menjalar ke Norwegia pada Sabtu (29/8/2020).

Mengutip AFP, kerusuhan terjadi setelah seorang politikus anti-muslim Denmark, Rasmus Paludan, dilarang masuk ke Swedia.

Rasmus Paludan sebagaimana pernah diberitakan CNN, berencana membakar kitab suci dalam kunjungannya ke Swedia.

Ketua partai garis keras Stram Kurs Denmark mengaku ia diundang untuk membakar kitab suci oleh seorang seniman jalanan Swedia, Dan Park.

Baca: Putin Siap Beri Senjata Gratis kepada Negara Afrika di Tengah Kudeta Nigeria

Dalam izin yang diperolehnya dari polisi, protes dilakukan Paludan terhadap Islam adalah upaya mengkritik NATO, Turki, dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan terkait kebebasan berekspresi di Swedia.

Menilai vandalisme tersebut merusak tata nilai dan budaya bangsa Eropa yang menjunjung tinggi kebebasan beragama dan hak asasi manusia (HAM). menyesalkan aksi itu dilakukan di negara yang dikenal paling toleran.

Terlebih, kata Haedar, Swedia merupakan negara asal Alfred Nobel yang memberikan penghargaan kepada pihak yang berkontribusi menjaga perdamaian.

"Ironinya tindakan intoleran terhadap Islam tersebut terjadi di negara yang selama ini pada setiap memberikan Hadiah Nobel berupa penghargaan atas usaha-usaha perdamaian dan kemanusiaan.

VP: Bayu Pratama

# Swedia # Pembakaran # Pembakaran Kitab Suci

Editor: winda rahmawati
Video Production: Bayu Pratama
Sumber: Tribun Video

Tags
   #kitab suci   #pembakaran   #bakar   #Swedia

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved