TRIBUNNEWS UPDATE
Dubes Rusia Tuduh AS 'Cari Muka' dengan Bantu Ukraina: Dermawan tapi Ujungnya Menyengsarakan Kyiv
TRIBUN-VIDEO.COM - Amerika Serikat (AS) kembali mengumumkan paket bantuan militer baru ke Ukraina, Selasa (25/7/2023).
Menurut Pentagon, bantuan tersebut nilainya mencapai $400 juta atau sekitar Rp 6 triliun.
Keputusan ini langsung ditanggapi dengan sinis oleh Duta Besar Rusia untuk AS, Anatoly Antonov.
Ia menilai, Washington ingin dianggap sebagai negara yang dermawan oleh dunia.
Padahal menurut Antonov, tindakan itu hanya akan mengakibatkan penderitaan bagi rakyat Ukraina.
"Washington berusaha untuk menggambarkan dirinya sebagai dermawan tanpa pamrih Kyiv," kata Antonov, dikutip dari RT, Rabu (26/7).
Baca: JIJIK! Lidah Pria Asal Amerika Serikat Ini Ditumbuhi Bulu Berwarna Hijau, Gegara Sering Merokok
Baca: Amerika Serikat Akui Tak Siap Berperang dengan Rusia, NATO Belum Sudi Terima Ukraina Sekarang
Sejak awal, Rusia telah meminta AS untuk berhenti memasok senjata ke Kyiv.
Sebab, pengiriman senjata dianggap hanya akan memperpanjang konflik.
Rusia juga menegaskan bahwa senjata Barat yang dikirim ke Ukraina akan menjadi target sah militernya.
Hal itu dibuktikan dari data yang disampaikan Kementerian Pertahanan secara berkala.
Disebutkan senjata AS yang berhasil dihancurkan seperti roket HIMARS hingga kendaraan tempur Bradley.
Selain itu, senjata lain dari Barat yang juga bernasib sama yakni tank Leopard Jerman dan rudal Storm Shadow Inggris.
(Tribun-Video.com)
Reporter: Agung Tri Laksono
Video Production: Gianta Firmandimas Adya Mahendra
Sumber: Tribunnews.com
TRIBUNNEWS UPDATE
DPD Partai Golkar Maluku Tenggara Minta Kader Tidak Terprovokasi atas Insiden Penikaman Nus Kei
3 jam lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Rangkuman Iran-AS: Trump Diejek Lewat Meme Minion AI, Iran Janjikan Kekalahan Pahit bagi AS
3 jam lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
PM Spanyol Kritik Keras Konflik Timur Tengah saat KTT di Barcelona, Desak Pemerintah Berlaku Adil
3 jam lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Rahasia Umum! Ikan Sapu-sapu Jadi Bahan Siomay, Sudin KPKP Bakal Sidak Rumah Produksi di Jakarta
4 jam lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Gencatan Senjata Hampir Usai, Presiden Iran Sebut Teheran Tak Berniat Perluas Eskalasi Perang
5 jam lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.