LIVE UPDATE MANCANEGARA
Gerat Cepat Putin, Langsung Kendalikan Kherson Pasca Bendungan Nova Jebol, Beri Instruksi Ini
TRIBUN-VIDEO.COM - Presiden Rusia, Vladimir Putin mengendalikan situasi di wilayah Kherson setelah terjadi kehancuran Bendungan Nova Kakhovka yang jebol.
Diketahui, Rusia menilai jebolnya bendungan itu akibat ulah sabotase Ukraina.
Dikutip dari sputnikglobe.com pada Jumat (9/6/2023), hal ini dipaparkan oleh Juru Bicara Istana Kremlin Rusia, Dmitry Peskov.
Dijelaskan, Kepala Negara, menginstruksikan Kementerian Situasi Darurat.
Instruksi ini memuat untuk memperkuat kehadirannya di sana.
Selain itu, Pemerintah Rusia memberikan bantuan kepada para korban terdampak.
Otoritas terkait Rusia juga aktif terlibat dalam pekerjaan untuk menghilangkan konsekuensi dari bencana ini.
"Dia [Putin] mengendalikan situasi di Wilayah Kherson setelah sabotase dan ledakan bendungan. Kemarin, seperti yang Anda ketahui, dia menginstruksikan Kementerian Situasi Darurat untuk memperkuat kehadirannya di sana dan memberikan bantuan kepada orang-orang dan juga secara aktif terlibat dalam pekerjaan untuk menghilangkan konsekuensi dari bencana ini," kata Peskov.
Menurutnya, Kepala Negara Putin saat ini tidak berencana mengadakan pertemuan di Wilayah Kherson setelah sabotase.
Juru bicara menegaskan, tim darurat tanpa pamrih bekerja di wilayah tersebut.
Mereka menangani kerusakan akibat dari penghancuran Bendungan Nova Kakhovka.
Bahkan di bawah kondisi penembakan yang sedang berlangsung.
Sebagaimana diketahui sebelumnya, Bendungan Nova Khakovka di Kherson jebol pada Selasa (6/6/2023).
Akibatnya, terjadi banjir bandang yang dilaporkan menenggelamkan sebanyak 600 rumah.
Walikota yang ditunjuk Rusia di Kota Nova Kakhovka, Vladimir Leontyev menerangkan, Bendungan Nova Khakovka selama ini dimanfaatkan sebagai PLTA.
Namun, kini kondisinya rusak.
Air keluar dari bendungan hingga terjadi banjir bandang.
"Pada saat PLTA Kakhovka terus roboh, air keluar tidak terkendali," ujar Walikota yang ditunjuk Rusia di Kota Nova Kakhovka, Vladimir Leontyev.
Diketahui, dari cuplikan video yang beredar di media sosial menunjukkan air melonjak melalui sisa-sisa tanggul usai meledak.
Tak berselang lama ketinggian air itu naik beberapa meter hanya dalam hitungan jam.
Menurut laporan kepala wilayah Kherson sejauh ini banjir bandang akibat jebolnya bendungan Nova Kakhovka telah menenggelamkan 600 rumah.
Bahkan, sebanyak 22.000 warga dari 80 desa terpaksa mengungsi untuk mencegah timbulnya korban jiwa.
Tak hanya itu, ruang mesin di dalam Pembangkit Listrik Tenaga Air Kakhovka hancur total.
“Air terus meningkat. Evakuasi warga sipil dari zona banjir yang berdekatan sedang dilakukan untuk menyelamatkan semua nyawa. Tidak ada kepanikan di kota ini," kata Leontyev dalam pesan video di Telegram seperti dikutip dari Aljazeera.
Belum diketahui apa penyebab dari jebolnya bendungan ini.
Baik Rusia dan Ukraina sejauh ini saling tuduh mengenai pihak yang bertanggung jawab atas peristiwa jebolnya bendungan Nova Kakhovka di Kherson.
Kepala staf presiden Ukraina, Andriy Yermak menjelaskan, jebolnya bendungan karena ulah Rusia.
"Pembangkit listrik tenaga air Kakhovka. Kejahatan perang lain yang dilakukan oleh teroris Rusia. Presiden memanggil Dewan Keamanan Nasional," tulis kepala staf presiden Ukraina, Andriy Yermak, di Telegram.
Duta besar untuk kementerian luar negeri Ukraina, Anton Korynevych menerangkan, Rusia tidak dapat mengalahkan Ukraina di medan perang.
Sehingga Moskwa menargetkan infrastruktur sipil untuk mencoba membekukan Ukraina agar tunduk.
Termasuk, Rusia meledakkan bendungan besar Nova Kakhovka.
Di sisi yang sama, Presiden Ukraina, Volodymyr Zelesnky mengungkapkan, Rusia dengan sengaja menghancurkan bendungan tersebut.
"Penghancuran bendungan dan fasilitas HPP lainnya yang disengaja oleh penjajah Rusia ini merupakan bom lingkungan pemusnah massal," terangnya.
Sementara itu, juru bicara Istana Kremlin Rusia Dmitry Peskov membantah tudingan rezim Ukraina.
Ia menandaskan, Rusia tak terlibat atas serangan yang menyebabkan jebolnya bendungan Nova.
(Tribun-Video.com/ sputnikglobe.com)
Artikel ini telah tayang di sputnikglobe.com dengan Judul Putin Controlling Situation in Kherson Region After Destruction of Kakhovka HPP - Kremlin
# putin # Nova # Kherson
Sumber: Tribunnews.com
Mancanegara
Bukan Sekadar Pertemuan Biasa, Ini Isi Kerja Sama Baru yang Diteken Menhan RI di Pentagon
2 jam lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Putin Undang Lagi Prabowo ke Rusia pada Mei dan Juli 2026, Menlu Sugiono Bocorkan Agendanya
4 jam lalu
Berita Terkini
Momen Hangat Putin Antar Pulang Prabowo hingga ke Mobil usai Bertemu di Kremlin
5 jam lalu
Berita Terkini
Rusia Siap Kirim Pakar, Vladimir Putin Tawarkan Kerja Sama Nuklir kepada Indonesia
5 jam lalu
Tribunnews Update
Momen Keakraban Putin Antar Kepulangan Prabowo, RI 1 Hadiahkan Vas dan Miniatur Candi Borobudur
6 jam lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.