Terkini Nasional
Singgung Ida Dayak, Pesulap Merah Minta Maaf dan Bakal Kena Sanksi Adat Dayak, Ini Sanksinya
TRIBUN-VIDEO.COM - Beredar video viral Pesulap Merah kena sanksi adat gegara 'senggol' ibu Ida Dayak, Marcel Radhival pun minta maaf dinilai singgung Suku Dayak.
Sanksi adat hingga permohonan maaf atas pernyataannya tersebut terungkap dari video yang beredar diberbagai platform media sosial (medsos).
Dalam video viral TikTok dan Twitter tersebut terungkap hasil pertemuan Pesulap Merah dengan Dewan Adat Dayak (DAD) DKI Jakarta.
Marcel Radhival pun hadir dalam pertemuan yang menyepakati sanksi adat terhadap dirinya tersebut.
Video salah satunya diunggah akun TikTok Yohanes Nabau @yohanes.nabau yang hingga Senin (17/04/2023) sudah ditonton 150,9 ribu kali, 7.866 disukai, 560 dikomentari.
Baca: Ini Akhir Drama Pesulap Merah dengan Dewan Adat Dayak, Berawal Viral Pengobatan Ida Dayak
Yohanes adalah pengurus DAD Jakarta yang sebelumnya juga menyoroti pernyataan Marcel Radhival atas pengobatan ibu Ida Dayak hingga dianggap menyinggung Suku Dayak.
Selain video, akun itu juga mencuitkan beberapa foto-foto suasana pertemuan Pesulap Merah dan DAD DKI Jakarta.
Dalam pertemuan itu, Marcel Radhival atau Pesulap Merah mengakui telah menimbulkan kesalahpahaman kepada masyarakat adat Dayak.
“Pada khususnya atas informasi di media sosial YouTube dan TikTok tanggal 9 April 2023,” kata Yohanes.
Poin pertama kesepakatan tersebut, Marcel Radhival meminta maaf atas timbulnya kesalahpahaman tersebut.
Selanjutnya, Marcel bersedia untuk menyelesaikan persoalan tersebut dengan sanksi secara adat.
“Meminta maaf, bersedia untuk diselesaikan secara sanksi adat dari masyarakat adat Dayak Dewan Adat Dayak DKI Jakarta,” jelasnya.
Selanjutnya, proses dan ritual pemberian sanksi secara adat tersebut akan berlangsung pada 6 Mei 2023 mendatang.
Prosesi tersebut berlangsung di Rumah Adat Betang, Anjungan Provinsi Kalimantan Barat, Taman Mini Indonesia Indah.
“Kedua, proses sanksi adat akan diadakan pada tanggal 6 Mei 2023 di Rumah Adat Betang di Anjungan Provinsi Kalimantan Barat Taman Mini Indonesia Indah,” ujar Yohanes.
Sanksi adat yang diterima Marcel tersebut sempat diungkapkan Yohanes meski poin-poin rinciannya tak dibeberkan detail.
“Ketiga, adapun rincian sanksi adat terhadap saudara Marcel Radhival yang dikenakan adalah permohonan maaf kepada manusia di bumi atau masyarakat adat Dayak,” katanya.
Baca: Sempat Garang, Kini Pesulap Merah Minta Maaf saat Disidang Dewan Adat Dayak, Bakal Jalani Hukum Adat
Pesulap Merah yang berdiri di samping Yohanes pun memotong pernyataan tersebut.
“Jadi poin-poinnya adalah,” jelas Marcel yang kemudian ditambahkan oleh Yohanes.
“Jadi ada poin-poin persyaratan untuk ritual adat tersebut di sini udah tercantum,” ujar Yohanes.
“Iya,” timpal Pesulap Merah lagi.
Menurut Yohanes, kesepakatan tersebut ditandatangani Marcel Radhival bersama Ketua Umum DAD DKI Jakarta Tamunan Kiting serta sejumlah nama lainnya.
Selanjutnya, Pesulap Merah pun meminta kepada masyarakat agar tidak lagi membentur-benturkan dirinya dengan suku Dayak.
“Sudah diklarifikasi guys, jadi nggak bisa dibentur-benturkan lagi,” kata Marcel yang kemudian diamini Yohanes.
“Aaaa, jangan dibentur-benturkan lagi,” jelasnya.
Yohanes pun meminta kepada masyarakat adat Dayak yang ingin mengetahui informasi lebih lanjut untuk menanyakannya kepada DAD karena kini sudah ditangani.
“Untuk masyarakat adat yang ada di tanah Kalimantan dan dimanapun berada kalau mau informasi lebih jelas silakan ditanyakan kepada Dewan Adat Dayak DKI Jakarta,” ujarnya.
(*)
Artikel ini telah tayang di TribunnewsSultra.com dengan judul Video Viral Pesulap Merah Kena Sanksi Adat Gegara Senggol Ibu Ida Dayak, Marcel Radhival Minta Maaf
Video Production: Roni Yoga Irawan
Sumber: Tribun Sultra
Local Experience
Asal-usul Suku Dayak Keturunan Imigran dari Yunnan China Selatan yang Bermigrasi ke Kalimantan
Jumat, 10 April 2026
Local Experience
Hutan Adat Kalong di Desa Cipta Karya Bengkayang jadi Jejak Pemukiman Purba Suku Dayak Bakati
Jumat, 10 April 2026
LIVE UPDATE
Cekcok saat Tegur Pemotor di Pondok Aren Tangsel, Pria Beratribut Polisi Minta Maaf ke Publik
Rabu, 8 April 2026
Nasional
KDM MINTA MAAF Akui Tak Bisa Lindungi Warganya Terkait Tragedi Pernikahan Berujung Maut Purwakarta
Selasa, 7 April 2026
Nasional
Dedi Mulyadi Minta Maaf soal Kasus Tuan Rumah Hajatan yang Dikeroyok hingga Tewas
Senin, 6 April 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.