Senin, 13 April 2026

PLN Berhasil Pulihkan Kembali Listrik di Tiga Gili NTB

Senin, 13 Agustus 2018 11:59 WIB
Tribun Bali

TRIBUN-VIDEO.COM - PLN memastikan pasokan listrik untuk Gili Air, Gili Meno, dan Gili Trawangan di Lombok, NTB, Minggu (12/8), sudah menyala kembali usai bencana gempa besar beberapa waktu lalu. Warga sudah dapat menikmati kembali listrik PLN yang sebelumnya padam karena rusaknya jaringan dan infrastruktur listrik terdampak gempa.

Nyalanya listrik di 3 Gili ini setelah tim PLN secara bertahap memperbaiki gardu-gardu listrik di sana. Gardu yang sudah beroperasi normal di Gili Trawangan sebanyak 11 dari 81 gardu, Gili Meno 7 dari 15 gardu, dan Gili Air 26 dari 27 gardu (1 gardu kondisi trafo rusak). Total 44 dari 123 gardu distribusi sudah beroperasi di 3 Gili.

“Kami fokus memperbaiki dan mengamankan infrastruktur kelistrikan di sana agar aktivitas masyarakat dapat terbantu. Tadi siang (kemarin, red) tim PLN berhasil menyalakan listrik di 3 Gili setelah 3 hari bekerja keras,” kata Direktur Bisnis Regional Jawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara PLN, Djoko R. Abumanan, dalam siaran pers yang diterima Tribun Bali, Minggu (12/8).

“Listrik 3 Gili dapat nyalakan dengan cepat, namun gempa susulan pada Kamis (8/8) lalu memporak-porandakan kembali kelistrikan di 3 Gili. Sehingga tim PLN yang sedang bekerja di sana kami evakuasi ke tempat aman. Jumat (9/8) lalu perbaikan dilakukan kembali oleh tim PLN untuk penormalan listrik,” imbuh Djoko.

Untuk pasokan listrik di Pulau Lombok, PLN telah memeriksa seluruh jaringan dan memastikan dalam kondisi baik. Sejak Selasa lalu, PLN pun telah mengamankan pasokan listrik untuk posko-posko bencana dan tempat-tempat pengungsian yang terdaftar, yang menjadi prioritas utama pemulihan listrik paska gempa.

Baca: Bantah Adanya Mahar Rp 1 Triliun, Sandiaga Uno: Sangat Tidak Benar

Sementara itu, PT Pertamina (Persero) terus melakukan penyaluran BBM di wilayah terdampak gempa Lombok Utara. Tiga hari pasca gempa berkekuatan 7 skala richter (SR) lalu, seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Nusa Tenggara Barat (NTB) yang berjumlah sekitar 60 SPBU termasuk di Lombok Utara, telah mendapat suplai BBM secara rutin.

Pantauan lapangan, SPBU Pertamina 54.833.09 di Kayangan, Lombok Utara, yang merupakan wilayah terparah terdampak gempa karena dekat dengan pusat gempa, telah melayani BBM seperti sedia kala sejak beberapa waktu lalu. SPBU ini berlokasi cukup strategis dan sudah menggelontorkan 8.000 liter produk BBM jenis Pertalite dan Premium.

"Kami membuka SPBU, karena kami yakin banyak masyarakat yang membutuhkan BBM. Ini sangat membantu mobilitas masyarakat yang terkena bencana," ujar Paryadi, Operator SPBU, Minggu (12/8).

Unit Manager Communication & CSR Pertamina Marketing Operation Region V, Rifky Rakhman Yusuf, mengatakan untuk menjaga ketertiban lingkungan SPBU agar tetap tertib dan kondusif, dua petugas kepolisian turut mengamankan SPBU. Selain itu, untuk menegakkan asas pemerataan dalam kondisi darurat, petugas memberikan kebijakan pengisian sebesar Rp 20 ribu per hari kepada setiap pengendara motor.(*)

Tonton juga:

Editor: fajri digit sholikhawan
Sumber: Tribun Bali

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved