Senin, 20 April 2026

Terkini Nasional

Wacana Duet Prabowo-Ganjar Terhambat Ego Partai, Gerindra dan PDIP Inginkan Posisi Capres

Senin, 13 Maret 2023 15:54 WIB
TribunJakarta

TRIBUN-VIDEO.COM - Wacana duet maut Prabowo-Ganjar terbentur ego partainya masing-masing yang menginginkan mengusung capres.

PDIP dan Gerindra kompak menyatakan pantang mendorong kadernya menjadi calon RI 2 pada Pilpres 2024 mendatang.

Padahal, sejumlah pengamat politik sudah menganalisa jika sampai Ketua Umum Gerindra yang juga Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto dan kader PDIP yang merupakan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, sampai berpasangan, jaminan menang.

Gerindra Tegaskan Prabowo Capres

Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Hashim Djojohadikusumo angkat bicara terkait wacana duet Prabowo-Ganjar.

Ia tidak mempermasalahkan wacana duet dua bakal capres dengan survei elektabilitas tertinggi dari berbagai lembaga itu.

Baca: Gerindra Klaim 99 Persen Program Jokowi Digagas Prabowo Mulai Jalan Tol & Pemindahan Ibu Kota Negara

Namun, satu hal ia tekankan, Prabowo capresnya.

Bagi Hashim, Prabowo tidak mungkin maju pilpres sebagai cawapres.

"Saya kira terbuka kalau Pak Ganjar mau ikut Pak Prabowo dengan catatan Pak Prabowo calon presiden saya kira sudah tidak mungkin kalau Pak Prabowo calon wakil presiden," kata Hashim di Museum Joang 45, Jakarta, Minggu, (12/3/2023).

Menurutnya, Prabowo jauh lebih senior dibandingkan Ganjar.

Selain usia, Bagi Hashim, pengalaman di bidang politik Prabowo juga lebih mumpuni dibandingkan Ganjar.

"Pak Prabowo jauh lebih senior, lima belas tahun lebih tua, pengalamannya berbeda. Saya kira kalau Pak Ganjar mau ikut, mau diduetkan dengan Pak Prabowo. Saya kira kami terbuka untuk itu, Pak Ganjar sebagai calon wakil presiden," tegasnya.

PDIP Harga Mati RI 1

Hal sama ditegaskan PDIP melalui Sekjennya, Hasto Kristiyanto.

Hasto menanggapi wacana Prabowo-Ganjar dengan sikap tegas, PDIP harga mati harus menjadi capresnya.

Baca: Jika Prabowo-Ganjar Berkoalisi, 2 Parpol Nasionalis Terbesar Bersatu akan Sapu Suara Jateng-Jatim

Hasto sendiri tidak secara langsung menyetujui wacana duet Prabowo-Ganjar kalaupun Ganjar yang menjadi calon RI 1.

"Ya penawaran kerjasama tentu saja dalam rangka calon presiden, berasal dari PDI Perjuangan," kata Hasto saat ditemui di kawasan Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, dikutip dari Tribunnews.com Senin (13/3/2023).

"Artinya harus disepakati bersama sama oleh partai politk yang membangun kerjasama tersebut, mengingat calon presiden dan calon wakil presiden diusung oleh partai politik atau gabungan partai politik," tambahnya.

Hasto menambahkan sesuai amanat dari Ketua Umum DPP DPIP Megawati Soekarnoputri di HUT ke-50 partai, ditegaskan bahwa capres berasal dari kader partai berlambang banteng moncong putih itu.

Baca: Mata Lokal Memilih: Peluang Duet Prabowo-Ganjar hingga PKB Mantap Usung Cak Imin di Pilpres 2024

Lanjut Hasto, partai telah melakukan proses kaderisasi secara sistemik serta melakukan penugasan terhadap kader-kader partai baik di tingkat nasional maupun daerah dalam perspektif yang ideal.

"Partai mengusung calon presiden dari kader internal partai, itulah yang diperjuangkan oleh PDI Perjuangan," jelasnya.

(*)

Artikel ini telah tayang di TribunJakarta.com dengan judul Duet Maut Prabowo-Ganjar Terbentur Ego PDIP dan Gerindra, Tak Ada yang Mau Jadi RI 2

# Prabowo Subianto # Ganjar Pranowo # Pemilu 2024 # capres

Editor: Ramadhan Aji Prakoso
Video Production: Elvera Kumalasari
Sumber: TribunJakarta

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved