Rabu, 8 April 2026

Nasional

Desa Krinjing Diguyur Abu Vulkanik Setebal 1 Sentimeter, Padahal Berjarak 5 Km dari Merapi

Minggu, 12 Maret 2023 16:09 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Desa Krinjing di Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah tertutup sebaran abu vulkanik dari erupsi gunung Merapi, pada Sabtu (11/3) siang.

Sebaran abu vulkanik yang jatuh di desa berjarak 5 kilometer dari puncak Merapi ini cukup tebal. Rata-rata ketebalan mencapai satu sentimeter.

Pantauan di lokasi, debu menempel di mana- mana. Sejauh mata memandang di jalanan, di halaman, di atap rumah warga semuanya berdebu.

Debu kali pertama turun di desa Krinjing sekira pukul 13.45 WIB. Turunnya debu secara perlahan, dari intensitas ringan hingga sedang.

Baca: Erupsi Masih Terus Terjadi, Gunung Merapi Masih Berstatus Siaga Hingga Kini

Sambas mengungkapkan, warga sempat panik dan berkumpul di jalanan pasca gunung diperbatasan DIY- Jateng itu mengeluarkan Awan Panas Guguran (APG) ke arah barat daya.

Warga berkumpul di jalan karena khawatir akan terjadi erupsi susulan yang lebih besar.

Baca: Respons Sultan HB X soal Erupsi Merapi, Sebut Letusan Cuma untuk Tutupi Lubang Tambang: Ndak Papa

Selain mengguyur Desa Krinjing, abu vulkanik Merapi juga mengguyur wilayah Desa Paten, Mangunsuko, maupun desa Sewuan.

Sepanjang jalur yang dilewati dari Sewuan menuju Krinjing jalanan tampak berdebu. Genteng rumah- rumah warga tertutup abu. Abu juga menutup ladang dan tanaman.

Warga Sewuan, Sarijo mengungkapkan, debu yang mengguyur desa Sewuan relatif tipis dibandingkan debu yang mengguyur pada Erupsi Merapi tahun 2010 silam.

Namun demikian, Erupsi dan turunnya abu vulkanik ini sempat membuat warga panik.

Sejumlah warga yang tengah bekerja di ladang berhamburan pulang karena khawatir apabila terjadi erupsi susulan yang lebih besar.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Berjarak 5 Km dari Merapi, Desa Krinjing Diguyur Abu Vulkanik Setebal Satu Sentimeter

# abu vulkanik # Aktivitas Vulkanik Gunung Merapi # Desa Krinjing

Editor: Ghozi LuthfiRomadhon
Video Production: Ardrianto SatrioUtomo
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved