Terkini Daerah
Tak Didampingi Orang Tua saat Rekonstruksi, Mario Dandy Tampak Menangis
TRIBUN-VIDEO.COM -Tersangka penganiayaan Mario Dandy terciduk menangis saat rekontruksi penganiayaan David Ozora berlangsung.
Putra ketiga dari pegawai pajak Rafael Alun Trisambodo itu terlihat berjongkok di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) penganiayaan David Ozora.
Dalam video yang viral, terlihat Mario Dandy yang berseragam oranye lehernya digantungi kalung bertuliskan tersangka.
Di sekitar TKP Mario Dandy tampak berjongkok.
Tidak sangar seperti saat menghajar David Ozora, Mario Dandy terlihat tersedu sedan.
Baca: Ditetapkan sebagai Tersangka Kasus Penyalahgunaan Narkoba, Ammar Zoni Terancam 12 Tahun Penjara
Baca: Mario Berkali-kali Mewek saat Rekonstruksi Kasus Penganiayaan Gegara Tak Didampingi Orangtua
Ia terlihat menahan air matanya sambil terisak.
Pria 20 tahun yang suka naik Harley Davidson itu juga sesekali menekan matanya.
Selama rekontruksi tidak terlihat keberadaan orang tua Mario Dandy di TKP.
Diketahui terdapat 40 adegan yang diperagakan ulang oleh para tersangka penganiaya David Ozora.
Adapun mereka yang ikut rekontruksi yakni Mario, Shane dan pemeran pengganti AG, beserta saksi-saksi.
Rekontruksi digelar langsung di TKP kawasan Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Jumat (10/3/2023).
(*)
Artikel ini telah tayang di WartaKotalive.com dengan judul Tak Didampingi Orang Tua Saat Rekontruksi, Mario Dandy Tampak Menangis
Video Production: Niken Pratiwi
Sumber: Warta Kota
Berita Terkini
Ayah Korban Pencabulan Kiai di Ponpes Pati Mengaku Diintimidasi dan Diminta Cabut Laporan Polisi
4 hari lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Kabur seusai Jadi Tersangka Pencabulan Santriwati, Kiai Ashari Ditangkap di Wonogiri
5 hari lalu
Terkini Daerah
Pelarian Menantu Pembunuh Ibu Mertua Berakhir di Surabaya, Polisi Bongkar Motif Tersangka
6 hari lalu
Tribunnews Update
Jadi Tersangka Pencabulan Santriwati di Pati, Kiai Ashari Disebut Menghilang Sejak 3 Bulan Lalu
6 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.