LIVE UPDATE MANCANEGARA
Kawasan Perbatasan Rusia Mencekam, Putin Ungkap Gerombolan Teroris Ukraina Menyerang Bryansk
TRIBUN-VIDEO.COM - Presiden Rusia, Vladimir Putin mengungkap fakta gerombolan teroris Ukraina menyerang perbatasan Rusia tepatnya di Bryansk.
Pasukan Rusia pun bertindak cepat melawan teroris tersebut.
Dikutip dari Kompas.com pada Jumat (3/3/2023), Putin bersumpah untuk membalas dan menghancurkan komplotan teroris Ukraina.
Dalam pidatonya pada Kamis kemarin, Putin menyebut gerombolan teroris Ukraina menembaki warga sipil, termasuk anak-anak.
“Mereka tidak akan mencapai apa-apa. Kami akan menghancurkan mereka,” kata Putin.
Ia menuturkan, komplotan itu terdiri dari orang-orang yang ingin merampas sejarah dan bahasa Rusia.
Sebagaimana diketahui sebelumnya, Gubernur Bryansk Alexander Bogomaz mengatakan bahwa beberapa orang Ukraina melakukan penembakan dan pembunuhan.
Dengan brutal mereka menembak dan menewaskan satu orang dan melukai seorang anak.
Sementara itu, dalam dua video yang beredar, orang-orang bersenjata yang menyebut diri mereka “Korps Sukarelawan Rusia” mengumumkan identitasnya.
Mereka mengaku telah melintasi perbatasan untuk melawan apa yang mereka sebut rezim Putin dan Kremlin yang penuh darah.
Orang-orang bersenjata itu meminta Rusia untuk mengangkat senjata dan bangkit melawan pemerintah.
Mereka juga mengaku tidak akan menembaki warga sipil.
Namun, keaslian video tersebut belum diverifikasi.
Terkait hal ini, Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan kepada awak media, lembaga penegak hukum akan mencari tahu siapa yang menjadi dalangnya.
Sebagaimana diketahui, Presiden Rusia, Vladimir Putin minta Badan Keamanan Federasi Rusia (FSB) melawan operasi spionase dan sabotase terhadap Rusia oleh Ukraina dan Barat.
Hal ini menyusul drone tak berawak jatuh di dekat stasiun distribusi gas alam di dekat Kota Kolomna, Rusia.
Putin langsung bertindak tegas melalui Badan Keamanan Federasi Rusia.
Presiden Putin juga menginstruksikan ntuk meningkatkan keamanan di empat wilayah yang dianeksasi dari Ukraina, pada Selasa (28/2/2023).
Keempat wilayah itu adalah Donetsk, Luhansk, Kherson, dan Zaporizhzhia.
Bersamaan dengan perintah itu, pasukan Rusia sedang berupaya memperkuat pertahanan di Bakhmut.
Kemudian, Putin menyampaikan pidato saat memimpin rapat dewan Layanan Keamanan Federal Rusia (FSB) di Moskow Selasa lalu.
Presiden Rusia, Vladimir Putin membeberkan, Barat memakai kaum radikal melawan Rusia.
Hal ini dilakukan selama konflik di Ukraina.
Ia menerangkan, AS dan Ukraina bersedia menggunakan kaum radikal untuk keuntungannya sendiri melalui konflik yang terjadi.
Hal ini membuat jumlah serangan teroris telah meningkat.
Dikatakan Putin, perlawanan ancaman teroris ini tetap menjadi tugas mendesak bagi negara.
Presiden Rusia mengatakan, selama setahun terakhir, jumlah kejahatan semacam itu melonjak.
(Tribun-Video.com/ Kompas.com)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Putin Sebut Kelompok Teror dari Ukraina Lancarkan Serangan di Perbatasan"
# perang # Rusia # Ukraina # putin # Zelensky # nuklir
Videografer: Dyah Ayu Ambarwati
Video Production: Abdul Salim Maula Safari Thoyyib
Sumber: Kompas.com
Mancanegara
Pezeshkian Tolak Mentah-Mentah Tuntutan Trump Soal Nuklir, Iran Tegaskan Pantang Tunduk
Rabu, 6 Mei 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Rangkuman AS-Iran: Misi Trump di Hormuz Diklaim Gagal Total, Rubio Minta Rusia Tak Veto Resolusi
Rabu, 6 Mei 2026
Tribun Video Update
Obama Kritik Trump yang Turuti Dorongan Netanyahu: Serangan ke Iran Bawa Konsekuensi Jangka Panjang
Rabu, 6 Mei 2026
Tribunnews Update
Memanas! Menlu AS Minta Rusia-China Tak Gunakan Hak Veto soal Resolusi Selat Hormuz: Ini Ujian PBB
Rabu, 6 Mei 2026
Tribunnews Update
Trump Sesumbar Militer AS Kuat, Tekan Lawan Menyerah: Seharusnya Iran Mengibarkan Bendera Putih
Rabu, 6 Mei 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.