LIVE UPDATE
Dibekingi Rusia, Belarus Makin Berani hingga Siap Perang di Ukraina jika Hal Ini Terjadi dan Pecah
TRIBUN-VIDEO.COM - Belarus mengakui sebagai sekutu kuat dan dekat dengan Rusia.
Belakangan ini, Presiden Belarus, Alexander Lukashenko siap berperang bersama Rusia di Ukraina.
Hal ini jika negaranya diinvasi melalui Ukraina.
Sebagaimana diketahui, Lukashenko menegaskan, Belarus selama ini mendukung "operasi militer khusus" di Ukraina.
Kepala Negara Belarus mengaku siap negaranya sebagai tempat persiapan invasi Rusia.
Bahkan, Lukashenko menyebut Belarus siap berperang bersama Rusia jika negaranya diinvasi melalui Ukraina.
"Ya, aku siap (jadi tempat persiapan invasi)," kata Lukashenko.
Diungkapkan, kerjasama militer antara Rusia dan Belarus telah meningkat.
Kedua negara melakukan latihan dan pembentukan kelompok militer bersama.
Baca: SERANGAN BESAR SUDAH TIBA, Pasukan Putin Luncurkan Rudal dari Sisi Timur hingga Ujung Barat Ukraina
Sebagaimana informasi sebelumnya, sejumlah sistem rudal anti-pesawat baru "Tor-M2" Republik Belarus dikirim ke zona pertahanan Rusia.
Sebaliknya, Sistem pertahanan udara S-400 Rusia dan sistem rudal Iskander dipasok ke Belarusia untuk meningkatkan pertahanan.
Rusia dan Belarus tak hentinya membuat Ukraina dan Barat harus tetap waspada.
Saling transfer senjata militer terbaru ini akan meningkatkan efektivitas pertahanan udara bersama.
Namun sejauh ini pemimpin Belarusia itu mengatakan pihaknya menghindari pengiriman pasukannya ke Ukraina.
Pasukannya tidak ikut berperang bersama pasukan Rusia.
Menurut Lukashenko, perang di Ukraina merupakan ulah dari Barat.
Ia menyalahkan Barat atas konflik Rusia dan Ukraina.
Dia menuduh pemerintah Barat memicu konflik dan terlibat dalam sentuhan senjata nuklir Putinesque.
Pemimpin Belarusia itu sekarang mengklaim dapat membantu merundingkan perdamaian.
Lukashenko menyarankan bahwa minggu depan akan menjadi waktu yang tepat untuk memulai dialog, dengan Presiden AS Joe Biden akan mengunjungi Polandia.
Ia akan mengundang Presiden Biden ke Belarus.
Kepala Negara Belarus mengaku tujuan untuk mengundang Presiden AS adalah untuk duduk bersama dan mencapai kesepakatan.
(Tribun-Video.cxom/ Tribunnews.com)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Presiden Belarus Ungkap Akan Berperang Bersama Rusia di Ukraina jika Hal Ini Terjadi.
# Rusia # Ukraina # Belarus
Sumber: Tribunnews.com
Tribunnews Update
Kolaborasi Maritim Kapal Rusia Bersandar di Jakarta, Simbol Ketegasan Penguatan Hubungan Militer
Senin, 30 Maret 2026
Mancanegara
Perang Nuklir di Depan Mata? Rusia Peringatkan AS, Timur Tengah Siaga!
Senin, 30 Maret 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Citra Satelit Rusia Mata-matai Pangkalan AS, Berbagi Data ke Iran hingga Sukses Bom Aset Washington
Minggu, 29 Maret 2026
Konflik Timur Tengah
313 Ton Bantuan Rusia Diterima Iran di Tengah Memanasnya AS Israel Vs Teheran di Timur Tengah
Minggu, 29 Maret 2026
TRIBUNNEWS UPDTAE
Iran Terima 313 Ton Bantuan Rusia di Tengah Serangan AS-Israel Memanas di Kawasan Timur Tengah
Minggu, 29 Maret 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.