Terkini Nasional
Baru Saja Beroperasi di Sulawesi, Pria Tunarungu Tewas Tersambar Kereta Api
TRIBUN-VIDEO.COM - Seorang petani di Barru, Sulawesi Selatan bernama Lasuddin (52) meninggal karena tertabrak kereta api yang sedang melintas, Rabu (1/2/2023).
Korban merupakan penyandang disabilitas yang mengidap tunawicara dan tunarungu.
Jasad korban ditemukan tidak jauh dari terowongan KA Bottolai, Kabupaten Barru.
Diketahui, kereta api pertama di Sulawesi telah resmi beroperasi sejak Desember 2022.
Kepala Stasiun KA Garongkong Kabupaten Barru, Aldi, mengatakan kereta api yang menabrak korban berangkat dari stasiun Garongkong pukul 10.35 Wita menuju stasiun Maros.
"Kami dari Perkeretapian Stasiun Garongkong masih berkoordinasi dengan pihak kantor KA di Maros," jelasnya, Rabu, dikutip dari TribunBarru.com.
Aldi menambahkan pihaknya akan melakukan upaya lanjutan terkait kecelakaan yang menewaskan seorang warga.
"Tetapi, untuk sementara kami akan membantu melakukan proses evakuasi jenazah hingga ke rumah korban."
"Sambil menunggu hasil keputusan pihak Perkeretaapian yang berkantor di Maros untuk melakukan upaya selanjutnya," tandasnya.
Kronologi Kejadian
Keponakan korban, Muhammad Ali, menjelaskan saat kejadian korban hendak pulang dari sawah menuju rumah.
Korban harus melewati rel kereta api di Bottolai agar cepat sampai ke rumah.
Nasib nahas justru menghampiri korban, karena ada kereta yang melintas saat korban menyeberangi rel.
Baca: Sudah Mulai Beroperasi Simak Jadwal Kereta Api Pertama di Sulawesi, Tiket Masih Gratis
"Kronologinya awalnya yaitu pada saat almarhum pulang dari sawahnya, pas ia mau menyebrang disambar gerbong kereta api," terangnya, Rabu, masih dari TribunBarru.com.
Menurut Muhammad Ali, korban adalah tunarungu dan kemungkinan korban tidak mendengar suara peringatan dari kereta.
"Mungkin pada saat ia menyeberang, diklakson oleh masinis kereta api. Namun, karena ia ada kelainan sehingga tidak dengar."
"Karena almarhum memang mengidap tunawicara dan tunarungu," lanjutnya
Pekerjaan korban sehari-hari yakni bertani dan harus melewati rel kereta api ketika pergi dan pulang dari sawah.
Semasa hidupnya korban dikenal sebagai orang yang pekerja keras.
Muhammad Ali menceritakan setiap hari korban berangkat ke sawah pada pagi hari dan baru pulang ketika siang untuk istirahat.
Kemudian setelah makan siang korban kembali ke sawah hingga sore hari.
"Setiap harinya almarhum dikenal sebagai sosok yang baik terhadap sesama meskipun ada kelainan pada dirinya."
"Selain itu, dia juga adalah sosok yang ramah dan pekerja keras," paparnya.(Tribunnews.com/Mohay) (TribunBarru/Darullah)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Pria Tunarungu di Sulsel Meninggal Tertabrak Kereta Api, Kecelakaan Kereta Api Pertama di Sulawesi
# kecelakaan # Sulawesi # Tunarungu
Sumber: Tribunnews.com
Live Tribunnews Update
Kronologi Laka Maut Eks Wakapolda Metro Jaya Raziman Tarigan di Medan, Tak Ada Saksi yang Melihat
3 hari lalu
Tribunnews Update
Laka Maut di Aceh Timur, Pasutri Asal Riau Tewas Ditabrak Ford Everest hingga Ringsek Parah
3 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.