Tribunnews Update
Profil Rian Mahendra, Pimpinan PO Haryanto yang Dipecat oleh Bapak Sendiri Gara-gara Utang
TRIBUN-VIDEO.COM - Sosok Rian Mahendra tengah jadi pembicaraan setelah mengaku dipecat oleh sang ayah dari PO Haryanto.
Diketahui Rian sudah dipercaya mengurus PO Haryanto sejak umur 19 tahun.
Nama Rian Mahendra sudah dikenal sebagian masyarakat Indonesia utamanya pecinta bus.
Rian mulai terjun untuk mengurus langsung PO Haryanto sejak tahun 2003.
Baca: Sosok Ilyas Akbar, Putra Bupati Karanganyar Juliyatmono: Aktivis Lulusan Ilmu Politik UGM Yogyakarta
Pria kelahiran 1983 ini merupakan anak dari Haji Haryanto yang merupakan pemilik PO Haryanto.
Sejak kecil Rian sudah membantu usaha sang ayah mengembangkan bisnis transportasinya dengan menjual tiket bus di terminal.
Hingga pada tahun 2003 dirinya mulai serius mengelola perusahaan bus milik sang ayah.
Ketekunannya pun membuat nama PO Haryanto dikenal oleh masyarakat luas.
Rian diketahui juga aktif mengunggah konten di akun media sosialnya.
Baca: Menhan Prabowo Subianto Bertemu Jokowi di Istana Merdeka, Ternyata Bahas soal Ini
Namun pada tahun 2022, Rian mengumumkan bahwa ia sudah tak lagi bersama PO Haryanto.
Disebutkan oleh Haji Haryanto bahwa Rian memiliki masalah utang hingga miliaran.
Rupanya Rian merasa tak berkenan dengan pengakuan sang ayah terkait masalahnya tersebut. (Tribun-Video.com)
Artikel ini telah tayang di TribunJateng.com dengan judul Profil Rian Mahendra, Dipecat Bapaknya dari PO Bus Haryanto Kudus
HOST: Sisca Mawaski
VP: Januar Imani
# Rian Mahendra # sosok # pimpinan # PO Haryanto # dipecat # Ayah # utang
Reporter: Fransisca Krisdianutami Mawaski
Video Production: Januar Imani Ramadhan
Sumber: Tribun Jateng
TRIBUNNEWS UPDATE
Purbaya Tegas Tolak Tawaran Pinjaman IMF: Gak Butuh, Fiskal Aman, Pertahanan Kita Berlapis-lapis
6 hari lalu
Tribunnews Update
Kronologi Ayah di Makassar Tewas usai Duel Akibat Pertikaian Antaranaknya, Pelaku Menyerahkan Diri
6 hari lalu
Tribunnews Update
Aksi Bejat Ayah Kandung di Cilacap Setubuhi Anak Selama 3 Tahun, Korban Melahirkan di Kamar Mandi
Senin, 20 April 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.