TRIBUNNEWS UPDATE
Profil Romo Magnis Suseno, Filsuf Jerman & Teman Baik Gus Dur yang Jadi Saksi Meringankan Bharada E
TRIBUN-VIDEO.COM - Romo Magnis Suseno menjadi saksi ahli dalam persidangan Bharada E yang digelar pada Senin (26/12/2022).
Ia adalah Guru Besar Filsafat Moral sekaligus seorang budayawan.
Selain itu, Romo Magnis Suseno dikenal sebagai teman baik dari Gus Dur saat menempuh pendidikan di Yogyakarta.
Baca: Ahli Filsafat Nilai Bharada E Sulit Tolak Perintah Sambo untuk Tembak Brigadir J
Dalam kehidupan kesehariannya, Romo Magnis Suseno mengajar di Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara sekaligus menjabat sebagai Direktur Pascasarjana.
Sudah sembilan tahun sejak bermukim di Indonesia, Romo Magnis dikenal sebagai rohaniawan agama Katolik dan juga seorang budayawan.
Pemilik nama lengkap Frans Magnis Suseno itu lahir di Jerman pada tahun 1936.
Romo Magnis hijrah ke Indonesia sejak tahun 1961 dan tahun 1977 resmi menjadi warga negara Indonesia.
Awal kedatangannya di Indonesia, Romo Magnis bermukim di Yogyakarta.
Baca: Masa Kecil Bharada E Diungkap Dalam Sidang Lanjutan Kasus Pembunuhan Brigadir J, Cenderung Patuh
Ia masih sering berkirim surat dengan keluarganya yang mengungsi ke Cekoslowakia Barat karena diusir pemerintah Jerman lantaran alasan yang bersifat politis
Namun pada tahun 1948, ayahnya dibebaskan, dan keluarganya kembali berkumpul di Jerman Barat.
Lebih lanjut, Romo Magnis memperdalam filsafat dan teologi melalui jenjang perkuliahan.
Kemudian pada tahun 1973, Romo Magnis mengambil doktorat di Universitas Munchen.
Sejak 1969 menjadi tetap dan guru besar emeritus Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara Jakarta.
Saat menempuh pendidikan teologi di Institut Filsafat Teologi Yogyakarta pada tahun 1960an, Romo mengenal sosok Gus Dur.
Baca: Bharada E Tak Yakin Bisa Kendalikan Situasi Saat Penembakan Brigadir J Terjadi dan Tak Bisa Memilih
Bahkan ia menganggap Gus Dur adalah orang paling penting dalam hidupnya.
Keberadaannya di Indonesia juga telah memberikan kontribusi baik atas ilmu dan pengetahuan.
Ia pernah menerima dua penghargaan.
Bintang Mahaputra Utama pada tahun 2015, dan Premio Internazionale Matteo Ricci atau Matteo Ricci Award (MRA) pada tahun 2016. (Tribun-Video.com/TribunLombok.com)
Baca juga berita terkait di sini
Artikel ini telah tayang di TribunLombok.com dengan judul Profil Franz Magnis Suseno, Filsuf Jerman yang Perdalalam Teologi di Indonesia, Teman Baik Gus Dur
# TRIBUNNEWS UPDATE # Romo Magnis Suseno # Gus Dur # saksi ahli # Bharada E # persidangan # Brigadir J
Reporter: Dhea Andika Rizqi
Sumber: Tribun Lombok
TRIBUNNEWS UPDATE
Rangkuman Konflik Iran-AS: Negosiasi Damai Gagal Tercapai, Trump Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz
8 jam lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Rangkuman Hasil Negosiasi AS dan Iran: Kesepakatan Damai Tak Berlangsung Gegara Syarat yang Diajukan
8 jam lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Wamenkes Dante Ungkap Alasan Nakes Tak Bisa Ikut WFH: Layanan Kesehatan Diperlukan untuk Publik
8 jam lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Iran Murka Trump Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz saat Negosiasi Damai, Ancam Beri Tindakan Tegas
8 jam lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
AS Sebut Negosiasi Damai dengan Iran Gagal usai Berlangsung 21 Jam, Iran Beri Pernyataan Berbeda
9 jam lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.