LIVE UPDATE
Bikin Ukraina dan Barat Ketar-ketir! Rusia dan Belarus Saling Transfer Bantuan Militer Terbaru
TRIBUN-VIDEO.COM - Sejumlah sistem rudal anti-pesawat baru "Tor-M2" Republik Belarus dikirim ke zona pertahanan Rusia.
Sebaliknya, Sistem pertahanan udara S-400 Rusia dan sistem rudal Iskander dipasok ke Belarusia untuk meningkatkan pertahanan.
Rusia dan Belarus tak hentinya membuat Ukraina dan Barat harus tetap waspada.
Saling transfer senjata militer terbaru ini akan meningkatkan efektivitas pertahanan udara bersama.
Dilansir Sputniknews, hal ini dikatakan oleh Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Mikhail Galuzin dalam keterangannya, Sabtu (24/12/2022).
Presiden Belarusia Alexander Lukashenko sebelumnya juga telah mengkonfirmasi bahwa Minsk telah menempatkan sistem pertahanan udara dan rudal yang dipasok Rusia dalam tugas tempur.
Baca: Pertahanan Udara Ukraina Kelimpungan, Rudal Anti-Pesawat Gagal Capai Target Terkecoh Pilot UAV Rusia
Awak pesawat tempur Belarusia Rusia juga telah menjalani pelatihan ikonversi untuk menggunakan amunisi khusus.
Galuzin menjelaskan bahwa hal ini merupakan respons terhadap aktivitas NATO.
Pejabat itu menyebutkan bahwa Amerika Serikat dengan sekutu NATO-nya telah melakukan kegiatan serupa selama beberapa dekade.
Sementara itu, sistem rudal anti-pesawat baru "Tor-M2" juga dikirim Belarus ke Rusia pada Sabtu (25/12) kemarin.
Dalam video yang diunggah, tampak deretan kereta dengan tank T-90M dan T-72B3 terlihat di wilayah Republik Belarus.
Keterangan unggahan menyebut pengiriman sejumlah sistem rudal itu sebagai bagian dari program kerja sama militer-teknis.
Untuk diketahui, Washington telah lebih dulu mengumumkan rencana untuk meningkatkan perlindungan pasukan Kiev.
Departemen Pertahanan sedang mempertimbangkan untuk melatih tentara Ukraina tentang cara mengoperasikan rudal Patriot di pangkalan yang berlokasi di AS.
Baca: Niat Evakuasi Peralatan Militer yang Tertinggal, Sejumlah Tentara Ukraina Malah Dihantam Rudal Rusia
Sebagai sistem pertahanan rudal paling canggih di Pentagon, satu baterai rudal Patriot dilaporkan menelan biaya $1 miliar.
Mengoperasikan sistem dilaporkan membutuhkan sekitar 90 tentara dan pelatihan tampaknya diperkirakan akan berlangsung selama beberapa bulan, menurut Departemen Pertahanan AS.
Sampai saat ini, sebagian besar pelatihan yang dibutuhkan militan Ukraina untuk mengoperasikan senjata buatan AS telah dilakukan di negara-negara Eropa seperti Jerman dan Polandia.
CIA dilaporkan telah mengoperasikan "program pelatihan intensif rahasia di AS" untuk kaum nasionalis Ukraina.
Pada hari Rabu, Presiden Joe Biden mengumumkan AS dipastikan akan mengirim baterai Patriot ke Ukraina.
Biden pun telah bertemu dengan Presiden Ukriana, Volodymyr Zelensky di Washingtong pada Rabu kemarin dan membicarakan terkait bantuan berkelanjutan ke Kiev.(Tribun-video.com/Sputniknews)
Artikel ini telah tayang di Sputniknews.com dengan judul Russian S-400s, Iskanders Sent to Belarus Will Boost Joint Air Defense – Foreign Ministry
# Belarusia # Ukraina # Rusia
Video Production: Yogi Putra Anggitatama
Sumber: Tribunnews.com
TRIBUNNEWS UPDATE
Perang Iran Disebut Ganggu Pasokan Senjata AS ke Ukraina, Zelensky Soroti Risiko Pertahanan Udara
13 jam lalu
Mancanegara
Iran Gelar Karpet Merah untuk Rusia & Spanyol! Bebas Tol Selat Hormuz Tanpa Bayar Sepeserpun
19 jam lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Iran Beri Rusia & Spanyol Karpet Merah, Bisa Melintas Bebas di Selat Hormuz Tanpa Bayar Tarif Tol
1 hari lalu
Berita Terkini
Fenomena Hujan Hitam di Tuapse Rusia seusai Serangan Drone Ukraina Targetkan Kilang Minyak
1 hari lalu
Mancanegara
Rusia Ejek Trump soal Gencatan Senjata Diperpanjang Sepihak: AS Kalah Telak di Agresi!
2 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.