Jumat, 10 April 2026

TRIBUNNEWS UPDATE

Pengamat ISESS Menilai Pemberian Letkol Tituler Kepada Deddy Corbuzier Terkesan Murah dan Mudah

Senin, 12 Desember 2022 17:06 WIB
Kompas.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Pengamat militer dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS) Khairul Fahmi mengatakan penyematan letnan kolonel terhadap presenter Deddy Corbuzier kesannya diberikan dengan murah dan mudah.

Lantaran penyematan letnan kolonel tersebut justru sebagai penugasan bukan bentuk penghargaan, Minggu (11/12/2022).

Dikutip dari Kompas.com, dalam pangkat tersebut ada konsekuensi yang melekat.

"Ini kesannya kok pangkat tituler jadi murah dan mudah diberikan. Apalagi pangkat tersebut bukanlah bentuk penghargaan melainkan penugasan. Ada konsekuensi yang melekat pada pangkat itu," kata Fahmi.

Baca: Deddy Corbuzier Diberi Pangkat Letkol Tituler TNI AD dari Prabowo Subianto, Ini Konsekuensinya

Fahmi mengatakan seharusnya penghargaan tituler itu diterima oleh sejumlah tokoh karena keberhasilannya dalam menjalankan tugas.

Ia pun menjelaskan siapa yang pernah mendapatkan penghargaan tituler itu yakni Mendiang Idris Sardi seorang komponis besar.

Fahmi menuturkan Idris Sardi menerima tituler lantaran berkaitan dengan tugasnya memimpin dan membina Korps Musik TNI.

Pangkat yang diberikan kepada Idris tersebut karena ia harus memimpin dan mengendalikan sejumlah prajurit.

Baca: Prabowo Subianto Anugerahi Deddy Corbuzier Pangkat Letnan Kolonel Tituler TNI AD

Selain itu ada pangkat brigadir jenderal tituler yang diberikan kepada sejarawan Universitas Indonesia, Nugroho Notosusanto.

Pasalnya Nugroho mendapat tugas memimpin Pusat Sejarah TNI dan menyusun sejarah nasional Indonesia Merdeka.

Hal tersebut yang membuat Fahmi menilai penyematan letnan kolonel tituler kepada Deddy Corbuzier terkesan murah dan mudah.

Fahmi menegaskan seharusnya pemberian pangkat tersebut dibarengi dengan kejelasan mengenai tugas.

Selain itu pangkat tituler tidak dapat diberikan secara suka-suka.

"Ini harus jelas. Pangkat tituler bukan hal main-main atau bisa diberikan suka-suka. Kalau tidak, mengapa menteri atau pejabat kementerian pertahanan yang berasal dari sipil dan non ASN seperti para staf khusus menteri tidak mendapat pangkat tituler?" ujarnya.

Diketahui sebelumnya Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menyematkan pangkat letnan kolonel tituler kepada Deddy Corbuzier.

(Tribun-Video.com/Kompas.com)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Deddy Corbuzier Sandang Letkol Tituler, Pengamat: Kesannya Murah dan Mudah Diberikan"

# TRIBUNNEWS UPDATE # Security and Strategic Studies (ISESS) # Pengamat Militer # Deddy Corbuzier # Letkol Tituler # Prabowo

Editor: Aditya Wisnu Wardana
Video Production: Dedhi Ajib Ramadhani
Sumber: Kompas.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved