Terkini Daerah
Mengenal Hari Raya Pagerwesi, Hari Suci Umat Hindu yang Setiap Empat Hari setelah Hari Saraswati
TRIBUN-VIDEO.COM - Hari raya Pagerwesi adalah hari raya yang dirayakan umat Hindu di Indonesia.
Pagerwesi memiliki kaitan erat dengan hari suci Saraswati.
Nama Tuhan yang dipuja pada hari raya ini adalah Sanghyang Pramesti Guru.
Sanghyang Paramesti Guru adalah nama lain Dewa Siwa sebagai manifestasi Tuhan untuk melebur segala hal yang buruk.
Makna
Kata pagerwesi memiliki arti 'pagar dari besi'.
Pager yang berarti 'pagar' atau pelindung, dan wesi yang berarti 'besi'.
Hal ini melambangkan perlindungan yang kuat. Segala sesuatu yang dipagari berarti sesuatu yang bernilai tinggi agar jangan dirusak.
Hari raya Pagerwesi sering diartikan oleh umat Hindu sebagai hari untuk memagari diri atau dalam bahasa Bali disebut magehang awak.
Baca: Wisata Jakarta Escape, Tawarkan Ruang Terbuka Hijau yang Luas dan Restoran Berkonsep Balance Food
Baca: Bupati Jayapura Bersama 1.426 Komunitas Masyarakat Adat Ikuti Rapat Pleno Pengesahan Qourum KMAN VI
Pelaksanaan
Pagerwesi merupakan hari suci umat Hindu yang jatuh setiap empat hari setelah hari Saraswati.
Hari raya ini dilaksanakan 210 hari sekali.
Hari raya Pagerwesi dilaksanakan pada hari Budha (Rabu) Kliwon Wuku Shinta.
Rabu Kliwon Shinta disebut sebagai pemujaan Sang Hyang Pramesti Guru yang diiringi oleh sembilan dewa untuk mengembangkan segala yang lahir dan segala yang tumbuh di seluruh dunia.
Pelaksanaan pagerwesi lebih ditekankan pada pemujaan oleh para pendeta dengan melakukan upacara Ngarga dan Mapasang Lingga.
Hari raya ini diperingati dengan cara melakukan persembahyangan mulai dari sanggah hingga ke pura lainnya di lingkungan desa.
(TRIBUNNEWSWIKI.COM/YUSTICA)
Artikel ini telah tayang dengan judul Hari Raya Pagerwesi
Video Production: Putri Anggun Absari
Sumber: TribunnewsWiki
Tribunnews Update
Insiden Plafon Ambrol di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Angkasa Pura Tegaskan Operasional Aman
Senin, 6 April 2026
Local Experience
Yadnya Kasada, Ritual Tahunan Suku Tengger, Melarung Sesaji ke Kawah Bromo sebagai Persembahan Suci
Rabu, 1 April 2026
Local Experience
Pura Luhur Poten di Lautan Pasir Bromo jadi Pusat Pemujaan Umat Hindu Tengger Kepada Dewa Brahma
Rabu, 1 April 2026
Local Experience
Ular suci Tanah Lot Diyakini Jelmaan Sabuk Brahmana, Berwarna Belang Hitam putih, Hidup di Gua Pura
Kamis, 26 Maret 2026
Local Experience
Legenda Tanah Lot Dang Hyang Nirartha Memindahkan batu kelaut dan Menciptakan Ular Laut Penjaga Pura
Kamis, 26 Maret 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.