Terkini Nasional
Abu Bakar Baasyir Ikut Upacara HUT ke-77 RI di Pondok Pesantren Al Mukmin Ngruki
TRIBUN-VIDEO.COM - Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia (PMK) Muhadjir Effendy, dijadwalkan akan menjadi inspektur upacara hut ke-77 ri di Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Mukmin Ngruki, Kecamatan Grogol, Sukoharjo.
Diketahui, Ponpes Al-Mukmin Ngeruki merupakan ponpes milik Abu Bakar Ba'asyir.
Sebelumnya, Abu Bakar Ba'asyir bin Abu Bakar Abud akhirnya mengakui ideologi Pancasila sebagai dasar negara Indonesia.
Pengakuan Abu Bakar Ba'asyir pada Pancasila diabadikan dalam video 0.40 detik lewat akun Remaja Muslim @Pencerah_ (23/7), yang dipercaya diambil di tahun 2022.
Abu Bakar Ba'asyir mengakui Pancasila karena ia menilai sila pertama, Ketuhanan Yang Maha Esa sebenarnya berdasarkan ajaran Tauhid.
Menurut Humas Kemenko PMK Dian Novico upacara bendera di Ponpes milik Abu Bakar Ba'asyir itu akan dimulai pukul 07.00 hingga 10.00 WIB.
Baca: Resmi Bebas Hari Ini, Keseharian Abu Bakar Baasyir Selama di Tahanan Diungkap Pihak Lapas
"Nanti peserta upacara ada santri dari Ponpes Al-Mukmin, dan staffnya," kata Dian Novico, seperti dilansir dari Tribunsolo.com, Selasa (16/8/2022).
Usai upacara, Muhadjir Effendy disebut akan melakukan komunikasi dengan para santri dan berkeliling Ponpes.
Untuk diketahui, upacara HUT ke-77 RI dijadwalkan akan digelar di Ponpes Al-Mukmin Ngruki tak lama dari beredarnya sebuah video pengakuan Abu Bakar Ba'asyir terhadap Pancasila.
Saat dikonfirmasi secara terpisah, putra ABB, Abdul Rohim membenarkan jika pria yang ada di video tersebut adalah ayahnya.
Namun ia tak mengetahui pasti waktu video tersebut direkam. Yang ia ingat, video tersebut direkam pada Ramadhan lalu.
"Jadi memang benar itu video Ustaz ABB. Itu beliau memandang Pancasila. Itu beliau memandang Pancasila. Dahulu beliau berpandangan Pancasila itu dibuat bertentangan dengan Islam. Dia tidak kelop dengan Islam," kata Abdul Rohim saat ditemui Jurnalis Kompas.com Labib Zamani di Ponpes Al Mukmin, pada Kamis (4/8/2022).
"Tapi ternyata para pendiri bangsa itu merumuskan Pancasila sebagai jalan, sebagai legitimasi kaum muslimin secara mutlak, secara kafah. Di mana Ketuhanan Yang Maha Esa itu prinsipnya ketauhidan. Beliau melihatnya dari situ. Beliau jelaskan lagi ke masyarakat supaya tidak terjadi kesalahpahaman," kata Abdul Rohim.
Menurut Abdul Rohim, sang ayah sebenarnya tidak menolak konsep apapun sepanjang tidak bertentangan dengan syariat Islam.
Baca: Abu Bakar Baasyir Dijemput Langsung Anaknya, Langsung Menuju ke Solo hingga Tak Ada Penyambutan
"Pada prinsipnya beliau tidak menolak konsep apapun. Asal tidak bertentangan dengan syariat Islam dan konsep Islam. Tapi kalau suatu konsep itu dibuat berhadapan dengan Islam, beliau akan menolak hal tersebut."
"Siapapun yang menerimanya dianggap sebagai orang yang melakukan kesalahan. Sebab prinsipnya tauhid," terang dia.
Lebih lanjut ia mengungkapkan, ayahnya siap selalu membuka pintu diskusi atau dialog dengan siapapun, untuk membahas topik apapun termasuk tentang Pancasila.
Ba'asyir sempat menjadi sorotan karena menolak Pancasila maupun pemerintahan, dan bahkan menolak menandatangani kesetiaan pada Pancasila dalam pembebasan bersyarat tiga tahun lalu.
Hal ini membuatnya kembali menjalani hukuman penjara. Ba'asyir baru dinyatakan bebas murni pada Januari 2021.
Artikel ini telah tayang di WartaKotalive.com dengan judul Abu Bakar Baasyir Sudah Akui Pancasila, Muhadjir Effendy Akan Pimpin Upacara HUT RI di Ponpes Ngruki
#HUT ke-77 RI #Abu Bakar Baasyir #Pondok Pesantren #Ngruki #Pancasila
Sumber: Warta Kota
Tribunnews Update
Kasus Guru Ponpes di Lombok Tengah Cabuli Santri, Pelaku Mengaku Pernah Jadi Korban Pelecehan
3 hari lalu
Tribunnews Update
4 Santri Dicabuli Oknum Guru Ponpes di Lombok Tengah, Terungkap saat Korban Kena Penyakit Menular
3 hari lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Ayah di Klaten Diduga Cabuli 2 Anak Kandungnya, Pelaku Ternyata Pembina Pondok Pesantren
3 hari lalu
Tribunnews Update
KPAI Ungkap Fase Trauma Korban Pelecehan Ponpes Ndholo Kusumo Pati, Mayoritas Anak Yatim dan Dhuafa
7 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.