Terkini Nasional
Siapa Sosok Atasan Bharada E yang Diduga Perintahkan Tembak Brigadir J hingga Tewas?
TRIBUN-VIDEO.COM - Dibalik tewasnya Brigadir J di rumah dinas mantan Kadiv Propam, Irjen Ferdy sambo, ada sosok yang diduga memerintahkan Bharada E untuk melakukan penembakan.
Pernyataan itu disampaikan oleh Kuasa Hukum Bharada E, Deolipa Yumara saat dikonfirmasi pada Minggu (7/8) lalu.
Diketahui, sosok yang memerintahkan aksi tersebut merupakan atasan Bharada E langsung saat bertugas.
Dilansir dari Tribunnews.com pada Senin (8/8), Deolipa Yumara membenarkan kabar itu.
"Ya dia diperintah atasannya," kata Deolipa.
Kendati demikian, saat dipastikan atasannya yang dimaksud merupakan ajudan atau bukan, Deolipa dengan tegas membantah hal tersebut.
Deolipa menyatakan, kalau atasan yang dimaksud yakni atasan langsung yang dia jaga selama ini.
Namun, Deolipa tidak menjelaskan secara detail siapa atasan langsung yang dimaksud itu.
Baca: Berencana Temui Bharada E di Tahanan, LPSK Pastikan Iktikad Baik untuk Jadi Justice Collaborator
"Enggak, enggak (bukan ajudan), atasan langsung, atasan yang dia jaga," tutur dia.
Dijelaskan olehnya, jika identitas terduga pelaku masih dalam ranah tim penyidik.
"Ya sudah diungkapkan nama-namanya, tapi masih dalam wilayah penyidikan jadi bisa berkembang dulu lah, nanti penyidik yang akan menyampaikan semuanya secara lengkap," sambungnya.
Deolipa mengatakan, adapun perintahnya yakni untuk melakukan tindak pidana pembunuhan.
Hanya saja, Deolipa kembali tidak menjelaskan secara rinci tindak pidana pembunuhan yang dimaksud.
"Ya perintahnya ya untuk melakukan tindak pidana pembunuhan," kata dia.
Sebelumnya Deolipa menyatakan, kliennya tidak memiliki motif atau niat untuk menembak atau membunuh Brigadir J.
"Betul (tidak ada motif untuk membunuh, red)," kata Deolipa.
Dia menegaskan kalau ada pihak yang memerintahkan Bharada E untuk melakukan penembakan.
Dirinya bahkan telah mengantongi siapa nama yang memerintahkan tersebut.
"Betul, betul (ada yang memerintahkan), sudah mengantongi (siapa sosoknya). (Tidak bisa disampaikan) masuk wilayah penyelidikan," tuturnya.
Baca: LPSK Jadwalkan Asesmen Psikologi Istri Irjen Ferdy Sambo di Rumah Pribadi, Kondisi PC Masih Drop
Sementara, kuasa hukum Bharada E lainnya, Muhammad Burhanuddin menyampaikan update terkait dengan pemeriksaan terbaru yang dilakukan terhadap kliennya.
Burhanuddin menyatakan, jika kliennya telah menyebutkan beberapa nama yang disebutkannya turut terlibat dalam insiden baku tembak yang menewaskan Brigadir J.
Adapun penyebutan nama itu tertuang dalam berita acara pemeriksaan (BAP) terhadap Bharada E ke penyidik polri, Sabtu (6/8) malam.
Kendati demikian, Burhanuddin masih belum dapat menjelaskan siapa saja nama yang disebutkan tersebut.
"Ya, enggak bisa (disebutkan) jangan mulai karena kan itu kepentingan penyidikan saya belum bisa publish," kata Burhanuddin.
Dirinya hanya menegaskan bahwa kliennya itu akan mengungkap kasus tersebut secara terang.
Tak hanya itu, dalam BAP nya, Bharada E juga menyatakan, jika dirinya bukan pelaku tunggal melainkan ada pelaku lain.
Oleh sebab itu, dalam waktu dekat pihaknya akan mendatangi Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) untuk mengajukan diri sebagai Justice Collaborator.
"Ya, bukan pertanyaan tersebut yang semalam waktu wawancara kita, (dia) bukan pelaku tunggal ada. ada pelaku lain juga makanya minta perlindungan LPSK," ucap Burhanuddin.
(Tribun-Video.com/Tribunnews.com)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Sopir dan Ajudan Istri Ferdy Sambo Ditahan, Bharada E 'Bernyanyi' Sebut Dia Menembak karena Perintah
#Bharada E #Brigadir J #Ferdy Sambo #IPW #LPSK #penembakan
Sumber: Tribunnews.com
Terkini Nasional
Tim Advokasi Andrie Yunus Ajukan Perlindungan ke LPSK hingga Komnas HAM usai Alami Ancaman & Teror
Selasa, 31 Maret 2026
Tribunnews Update
Bantah Terlibat Penembakan yang Menewaskan 2 TNI di Maybrat, KNPB: Aparat Jangan Sasar Warga Sipil
Rabu, 25 Maret 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Rangkuman AS-Iran: Jet F-15 Trump Ditembak Jatuh, Kapal Selam Nuklir Inggris Ikut Perang, AS Panik
Senin, 23 Maret 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
2 TNI Gugur Usai Baku Tembak KKB saat Hari Kedua Lebaran, 1 Prajurit Kritis & Senjata Dirampas
Senin, 23 Maret 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
LPSK Beri Perlindungan Penuh Andrie Yunus dan Keluarga Usai Teror Disiram Air Keras di Jakarta Pusat
Selasa, 17 Maret 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.