Mancanegara
Tak Terima Pasukannya Dibunuh, Panglima Perang Ukraina Akan Balas Dendam: Hati-hati Kau Musuh
TRIBUN-VIDEO.COM - Panglima perang Ukraina menyebut Rusia adalah negara teroris.
Pasalnya invasi Rusi telah menyebabkan banyak korban jiwa di antaranya tentara Ukraina.
Panglima Angkatan Bersenjata Ukraina, Valeriy Zaluzhnyi menuntut balas dendam atas pasukan Ukraina yang dilukai Rusia.
Dia menyebut Angkatan Bersenjata Ukraina akan membalas dendam atas apa yang diperbuat Rusia terhadap tentara Ukraina yang terbunuh dan cacat.
"Rusia adalah negara teroris. Kekejaman yang dilakukan oleh Rusia terhadap tawanan perang kami memicu kemarahan. Kami akan membalas setiap saudara ipar yang tewas atau cacat," tulis Zaluzhnyi.
Zaluzhnyi mengancam akan menghukum mereka yang bersalah atas kejahatan terhadap tentara maupun warga sipil.
Kekejaman yang dilakukan Rusia terhadap tawanan prang memicu kemarahan Ukraina.
Diketahui Ukraina menganut norma-norma hukum humaniter internasional.
Baca: Rusia Tembakkan Rudal, Pangkalan Militer Ukraina di Utara Kyiv Hancur dan 2 Bangunan Rusak
Baca: Pasukan Rusia Berhasil Hancurkan Kereta Api Pengangkut Pasukan Elit Ukraina dengan Rudal
Ukraina akan mengusut tuntas kejahatan hingga membuat musuh tak memiliki tempat untuk bersembunyi di bumi ini.
"Kami akan melakukan segala yang mungkin - dan tidak mungkin - untuk menghukum mereka yang bersalah atas kejahatan terhadap saudara-saudara kita, serta warga sipil. Kejahatan ini tidak memiliki undang-undang pembatasan. Hati-hati, musuh, Anda tidak akan memiliki tempat untuk bersembunyi di Bumi ini," kata Panglima Angkatan Bersenjata Ukraina.
Diberitakan sebelumnya, pengadilan Ukraina membuka proses pidana atas serangan Rusia yang menargetkan koloni hukuman.
Akibat serangan di Olenivka, wilayah Donetsk sekitar 40 orang tewas dan 130 orang mengalami luka-luka.
Menurut Staf Umum Angkatan Bersenjata Ukraina, militer Rusia sengaja menyerang fasilitas tempat tawanan perang Ukraina.
Staf Umum mengecam pernyataan Kremlin atas serangan ini sebagai provokasi yang terang-terangan.
Menurut intelijen Ukraina, tawanan perang Ukraina bisa saja dibunuh oleh tentara bayaran Wagner, yang terintegrasi dengan pasukan invasi Rusia.
(Tribun-Video.com/TruibunJambi.com)
Artikel ini telah tayang di TribunJambi.com dengan judul Panglima Perang Ukraina tak Terima Pasukannya Dibunuh Rusia: Kami Akan Membalas
# Ukraina # Rusia # teroris # warga sipil
Reporter: Rima Anggi Pratiwi
Video Production: Dharma Aji Yudhaningrat
Sumber: Tribun Jambi
Mancanegara
Rangkuman AS-Iran: Amerika Terkepung! Pangkalan AS Hancur, Iran-Rusia Bersatu, Trump Rugi Besar
5 hari lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Rangkuman AS-Iran: Markas AS yang Dipakai Gempur Iran Remuk, Hipersonik Rusia-China Ancam Trump
5 hari lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Rangkuman AS Israel Negosiasi Mandek! Araghchi Curhat ke Putin, Rusia Kritik Taktik Buruk Trump
5 hari lalu
Tribunnews Update
Iran Tolak Negosiasi Lagi dengan AS, Teheran Merapat ke Rusia Bakal Akhiri Perang dengan Caranya
5 hari lalu
Tribunnews Update
Utusan Rusia Desak AS Hentikan Taktik Pemerasan saat Negosiasi, Klaim Ancaman Tak Mempan bagi Iran
5 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.