Konflik Rusia Vs Ukraina
Intelijen Amerika Serikat Bantu Keberhasilan Ukraina Serang Dua Rudal ke Kapal Perang Rusia
TRIBUN-VIDEO.COM - Intelijen Amerika Serikat dikabarkan membantu Ukraina untuk membunuh Jenderal Rusia.
Rupanya, Intelijen Amerika Serikat juga membantu Ukraina menyerang kapal perang milik Rusia.
Bantuan tersebut membuahkan hasil lantaran Ukraina berhasil menghantam dua rudal jelajah Rusia pada (14/4/2022) silam.
Dikutip dari Tribunnews.com, pengakuan tersebut diceritakan oleh Predisen Amerika Serikat Joe Biden.
Cerita tersebut justru membuat Amerika Serikat terlihat condong mendukung Ukraina.
Bantuan tersebut bermula saat pasukan Ukraina melihat kapal perang Rusia berada di Laut Hitam.
Untuk mengonfirmasi kebenaran, pasukan Ukraina menanyakan kebenaran tersebut kepada Amerika Serikat.
AS pun menjawab kebenaran tersebut bahkan memberikan informasi terkait lokasi kapal perang Rusia.
Baca: Pejabat Amerika Serikat & Negara Barat Yakin Vladimir Putin Segera Nyatakan Perang kepada Ukraina
Baca: Presiden Amerika Serikat akan Berbicara dengan Para Pemimpin G7 Mengenai Sanksi Tambahan untuk Rusia
Namun, tidak diketahui apakah AS tahu Ukraina hendak menyerang kapal itu dan ada keterlibatan AS dalam aksi penyerangan.
Melalui informasi dari Amerika Serikat, Ukraina berhasil menghantam dua rudal jelajah Rusia.
Dikabarkan serangan tersebut membuat pukulan terdalam untuk militer Rusia.
Namun menurut Sekretaris Pers Pentagon, John Kirby, pihaknya belum memberikan informasi kepada Ukraina terkait potensial yang ada di dalam Rusia.
Hingga kini, Amerika Serikat belum memberi tahu lokasi para pemimpin militer senior Rusia di medan perang.
"Kami tidak memberikan informasi intelijen tentang lokasi pemimpin militer senior di medan perang atau berpartisipasi dalam keputusan penargetan militer Ukraina," kata Sekretaris Pers Pentagon, John Kirby
(Tribun-video.com/Tribunnews.com)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Selain Bantu Bunuh Jenderal Rusia, Intelijen AS Juga Bantu Ukraina Serang Kapal Perang Rusia
Reporter: Maria Nanda Ayu Saputri
Video Production: Lalu Yusuf Wibisono
Sumber: Tribunnews.com
Tribunnews Update
AS Eksekusi Proyek Kebebasan: 100 Pesawat & Kapal Dikerahkan di Selat Hormuz, 15 Ribu Tentara Siaga
3 hari lalu
Konflik Timur Tengah
Iran Beri Waktu 1 Bulan bagi AS, Bahas soal Blokade Selat Hormuz hingga Akhiri Perang
3 hari lalu
Berita Terkini
Trump Tolak Proposal 14 Poin Iran untuk Akhiri Perang, Sebut Rencana Damai Tidak Bisa Diterima
3 hari lalu
Konflik Timur Tengah
AS Tolak Proposal Damai dari Iran, Negosiasi Gencatan Konflik Timur Tengah Terancam Gagal
3 hari lalu
Tribunnews Update
Rangkuman Konflik Iran-AS: Trump Luncurkan Proyek Kebebasan di Selat Hormuz, Warga Eropa Dukung Iran
3 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.