Sabtu, 18 April 2026

Ramadan 2022

Tahun 2030 Umat Islam Rayakan 2 Kali Ramadan dalam Setahun, Ini Penyebabnya

Senin, 18 April 2022 23:36 WIB
Kompas.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Umat Islam saat ini tengah menjalani ibadah puasa di bulan Ramadhan 1443 Hijriyah.

Setiap tahun pada kalender masehi, pada umumnya umat Islam merayakan kedatangan bulan suci Ramadhan satu kali dalam setahun.

Namun, fenomena yang cukup langka bisa terjadi pada tahun 2030.

Di tahun tersebut, umat Islam bisa merayakan bulan suci Ramadhan dua kali dalam setahun.

Itu artinya, akan ada dua kali ibadah puasa Ramadhan dalam satu tahun. Hal tersebut diungkapkan oleh astronom asal Arab Saudi Khaled al-Zaqaq pada Senin (11/4/2022).

Baca: Umat Muslim di Seluruh Dunia akan Bertemu Bulan Ramadan 2 Kali di Tahun 2030, Ini Penyebabnya

Meski begitu, fenomena ini bukan kali pertama terjadi.

Sebelumnya, bulan Ramadhan juga pernah jatuh dua kali dalam setahun pada 1965 dan 1997. Fenomena ini diperkirakan akan terjadi lagi pada 2030 dan 2063 mendatang. Penjelasan LIPI Melansir Kompas.com (3/5/2021), Peneliti Pusat Sains dan Antariksa Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Andi Pangerang mengatakan, bulan Ramadhan bisa berlangsung dua kali dalam setahun di tahun 2030.

"Pada tahun 2030 nanti, fase bulan baru awal Ramadhan tanggal 4 Januari pukul 09.49.23 WIB (1451 H) dan 25 Desember 00.32.04 WIB (1452 H)," kata Andi.

"Sehingga 1 Ramadhan 1451 H jatuh pada 5 Januari 2030 dan 1 Ramadhan 1452 H jatuh pada 26 Desember 2030," imbuhnya. Andi menuturkan, pada tahun 1997, 1 Ramadhan 1417 Hijriyah bertepatan dengan dengan 11 Januari.

Baca: Bulan Ramadan Akan Berlangsung Dua Kali Pada Tahun 2030, Bagaimana Ceritanya?

Lalu di penghujung tahun, yakni 31 Desember 1997, umat Muslim sudah merayakan kedatangan 1 Ramadhan 1418 Hijriyah.

"Seperti kita tahu, rata-rata periode sinodis Bulan (Bulan segaris dengan Matahari) setiap 29,53 hari sekali.

Berarti 1 tahun Hijriah rata-rata 354,37 hari. Jika 1 tahun Masehi rata-rata 365,24 hari, (jadi) selisihnya hampir 11 hari," jelas Andi. "365,24 ÷ 11 = 33 tahun sekali, terkadang 33, terkadang 32," sambungnya. Lebih lanjut Andi pun menuturkan, untuk menentukan jatuhnya bulan baru pada tahun Hijriah perlu perhitungan khusus, sedangkan pada tahun Masehi tidak demikian. "Ya karena berbasis ketampakan bulan dan ketidakteraturan gerak bulan, maka perlu dihitung dan dikonfirmasi dengan pengamatan," pungkasnya.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Tahun 2030 Umat Islam Rayakan 2 Kali Ramadhan dalam Setahun, Ini Penyebabnya

# Ramadan 2022 # Ramadhan 2030 Terjadi Dua Kali # umat Islam

Editor: Sigit Ariyanto
Video Production: Arie Setyaga Handika
Sumber: Kompas.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved