Tribunnews Update
Jerman Segera Kirim hingga 50 Tank ke Ukraina untuk Hadapi Serangan Rusia yang Semakin Dekat
TRIBUN-VIDEO.COM - Pembuat peralatan militer Rheinmetall asal Jerman sedang mempersiapkan untuk memasok hingga 50 tank tempur ke Ukraina.
Rheinmetall akan mengirimkan tank pertama dalam enam minggu awal.
Kemudian sisanya selama tiga bulan berikutnya jika mendapat lampu hijau dari pemerintah Jerman.
Dikutip dari Reuters, Hal tersebut disampaikan Chief Executive Armin Papperger.
Baca: AS Rayu India agar Tak Beli Minyak Lagi ke Rusia, Janji akan Bantu Upaya Diversifikasi Sumber Energi
Papperger mengatakan tentara Ukraina dapat dilatih menggunakan Leopard 1 dalam beberapa hari jika mereka sudah menjadi personel militer yang terampil.
Beberapa politisi pemerintah Jerman mengatakan perlu waktu terlalu lama untuk melatih orang Ukraina menangani senjata Barat.
Sehingga akan lebih baik mengirim peralatan yang dapat segera mereka operasikan.
Handelsblatt melaporkan bahwa politisi dari pemerintah koalisi Jerman terbuka untuk kemungkinan pengiriman tank Leopard.
Hal itu disampaikan juru bicara kebijakan pertahanan untuk kelompok parlementer Demokrat Bebas, Marcus Faber.
Baca: Zelensky Baca Improvisasi Serangan Rusia di Kiev, Ekskalasi Tempo Perang akan Meningkat
"Anda harus dilatih sedikit lebih intensif tentang Leopard 1. Tetapi jika Ukraina menginginkan tank, jalan harus ditemukan," kata Marcus Faber.
Sementara itu pada Senin (11/4), Menteri Ekonomi Robert Habeck mengatakan senjata dari Jerman untuk Ukraina harus dikirimkan dengan cepat.
Ia mengatakan hal tersebut karena serangan Rusia dari timur sudah dekat.
"Dengan keputusan untuk mendukung Ukraina dengan senjata, Jerman membuat kewajiban," kata Habeck.
Menyusul invasi Rusia ke Ukraina, yang dimulai pada (24/2), Jerman telah membalikkan kebijakan lama untuk tidak mengirim senjata ke zona konflik dan Berlin telah memasok Kyiv dengan senjata dan rudal anti-tank.
Diketahui tank tempur Leopard 1 Rheinmetall adalah model pendahulu dari Leopard 2 yang saat ini digunakan oleh angkatan bersenjata Jerman.
Di mana tentara yang menggunakannya telah mengembalikannya ke pemasok sambil meningkatkan peralatan mereka.
(Tribun-Video.com)
# Jerman # tank # Ukraina # serangan Rusia ke Ukraina # Update Invasi Rusia
Reporter: Mei Sada Sirait
Sumber: Tribun Video
Tribun Video Update
Serangan Gabungan Iran Hancurkan Depot Sistem Anti-drone Ukraina & Jadikan 21 Personel Korban Jiwa
Minggu, 29 Maret 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
AS Krisis Amunisi, Pentagon Siap Alihkan Bantuan Ukraina ke Timur Tengah demi Hadapi Perang Iran
Sabtu, 28 Maret 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Hizbullah Cetak Rekor Baru! Gempur Tentara Israel 94 Kali Sehari, Puluhan Tank Remuk di Semua Lini
Jumat, 27 Maret 2026
Internasional
SITUASI MAKIN RUMIT! Hizbullah Klaim Hancurkan 20 Tank Merkava Israel hingga Target Situs Strategis
Jumat, 27 Maret 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
AS Pertimbangkan Alihkan Senjata Ukraina ke Timur Tengah, Perang Iran Kuras Stok Amunisi
Jumat, 27 Maret 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.