Internasional
Perang Dunia Ke-2 Ciptakan 2 Blok, Amerika dan Uni Soviet 'Perang Dingin' Rebutkan Pengaruh Global
TRIBUN-VIDEO.COM - Perang dunia kedua menciptakan dua blok yang saling bersitegang untuk merebut pengaruh global.
Blok Poros terdiri dari Jepang, Jerman, dan Italia, sedangkan blok Sekutu terdiri dari Amerika, Uni Soviet, Inggris, Prancis, dan China.
Anggota Blok Sekutu yang menjadi pemenang perang dunia kedua kemudian saling berebut pengaruh global, terutama Amerika dan Uni Soviet.
Baca: Profil UAZ-469, Mobil Jip Perang Kendaraan Militer Prajurit Rusia
Demi mewujudkan ambisi tersebut, Amerika membuat organisasi untuk memperkuat pertahanannya yaitu NATO.
Sedangkan Uni Soviet membuat organisasi pertahanan tandingan NATO, yaitu Pakta Warsawa.
Hal tersebut mengakibatkan perang dingin di antara Amerika dan Uni Soviet yang berakhir pada 1991 bertepatan dengan runtuhnya tembok Berlin.
Bersamaan dengan berakhirnya perang dingin, Uni Soviet mengalami keruntuhan yang mengakibatkan sebanyak 15 negara melepaskan diri dari Uni Soviet.
Baca: Duta Besar Rusia di Indonesia Inginkan Perang Segera Berakhir, Tidak Menargetkan Warga Sipil
Mantan presiden Uni Soviet Mikhail Gorbachev dianggap memiliki kontribusi atas pecahnya Uni Soviet karena kebijakan ekonomi yang blunder.
Ketimpangan ekonomi di beberapa wilayah Uni Soviet membuat wilayah-wilayah yang merasa tidak diuntungkan memerdekakan diri. (*)
Baca juga berita terkait di sini
# Amerika Serikat # Uni Soviet # Rusia # perang
Video Production: Dyah Ayu Ambarwati
Sumber: Tribun Video
Internasional
Iran Jatuhkan F-15 AS Tanpa Radar, Sensor Optik & Infrared Jadi Andalan, Rudal Majid Mematikan
1 hari lalu
Tribunnews Update
IRGC Balas Serangan di Wilayah Shiraz, Targetkan Fasilitas Petrokimia Milik AS di Arab Saudi
1 hari lalu
Internasional
Iran Tegas Tolak Ultimatum Trump, Tak Mau Buka Selat Hormuz & Gencatan Senjata meski Diancam Bom
1 hari lalu
Mancanegara
Perang Berlanjut! Iran Tolak Gencatan Senjata 45 Hari, Minta Jaminan Tak Diserang Lagi
1 hari lalu
Mancanegara
Iran Curiga! Sebut Misi Penyelamatan Pilot AS Hanya 'Kedok' AS Curi Uranium Milik Teheran
1 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.