Konflik Rusia Vs Ukraina
Beredar Video Kendaraan Tempur Ukraina dan Rusia Saling Serang di Jalanan Umum
TRIBUN-VIDEO.COM - Viral di media sosial rekaman video panser Ukraina versus Strela Rusia.
Dilansir dari Tribuntimur, dua tank yang berasal dari Ukraina dan Strela Rusia tak sengaja berpapasan di area peperangan.
Saat berhadapan tank milik Ukraina nampak mundur namun menembak tank Rusia yang terus berjalan maju.
Momen itu terekam kamera pengawas, diunggah akun Instagram @infokomando.official, Senin (28/2/2022).
Bak sedang head to head, kendaraan tempur jenis Kozak 2M2 Ukraina vs Strela Rusia ini saling gempur. Keduanya berpapasan ditengah jalan kota.
Kozak terlihat berjalan mundur sambil terus menembaki Strela yang melaju kedepan sebelum akhirnya kehilangan kendali.
Disebutkan pada keterangan unggahan, peristiwa ini diduga disebabkan, Strela menabrak dan melindas kendaraan warga sipil akibat panik setelah ditembaki oleh Kozak dari dekat.
Baca: Kanada Larang Rusia Impor Minyak, tapi Bakal Kirimkan Senjata Antitank & 2.000 Roket untuk Ukraina
Kisah Tentara Rusia Ditipu Komandan
Ada kisah dibalik heboh dua tentara Rusia yang berhasil ditangkap pasukan Ukraina dalam kegiatan invansi.
Newsweek melaporkan Senin (28/2/2022), sebuah video yang merekam lima tentara Rusia yang ditangkap di Kharkiv oleh pasukan Ukraina viral di media sosial.
Video itu diposting pada hari Minggu dan sejauh ini telah ditonton lebih dari 700.000 kali.
Orang yang merekam video mewawancarai masing-masing tentara yang terikat tangan dan mempertanyakan mengapa mereka menyerang Ukraina.
Para prajurit mengatakan bahwa mereka hanya ingin kembali ke rumah, tidak ingin menyerang Ukraina sejak awal dan mengalami demoralisasi.
Setelah ditanya dari unit militer apa mereka berasal, tentara Rusia masing-masing menjawab dengan nomor unit militer mereka.
Ketika ditanya apa tujuan mereka datang ke Ukraina, para tentara memberikan tanggapan yang berbeda-beda sambil mengatakan bahwa mereka telah dibohongi dan ditipu.
Baca: 5 Jam Pertemuan Rusia-Ukraina Tak Berbuah Kepastian, Bahas Gencatan Senjata dan Penarikan Tentara
"Kami datang ke sini untuk pelatihan. Kami ditipu sedikit, jadi begitulah saya di sini," kata tentara Rusia pertama.
"Untuk pelatihan. Saya dikirim ke sini oleh komandan," kata prajurit Rusia kedua.
Prajurit ketiga berkata "Kami diberitahu bahwa kami dikirim untuk pelatihan pada awalnya, tetapi kami ditempatkan di garis depan. Orang-orang kehilangan semangat dan tidak ingin pergi, tetapi mereka mengatakan Anda akan menjadi musuh publik. Kami tidak ingin perang ini. Kami hanya ingin pulang dan kami menginginkan perdamaian."
Prajurit keempat mengatakan, komandannya memberi tahu mereka bahwa semuanya akan baik-baik saja.
"Kami tidak tahu apa-apa. Kami tertipu dan ditinggalkan."
Ibu Tentara Rusia Menangis Anaknya Jadi Tawanan
Hari pertama invasi militer Rusia di Ukraina, Kamis (24/2/2022), muncul foto dua pria berseragam tentara Rusia.
Keduanya digambarkan sebagai tawanan perang dipublikasikan di halaman Facebook Panglima Angkatan Bersenjata Ukraina, Valeriy Zaluzny.
Baru pada saat itulah Natalya Deineka menyadari bahwa putranya, Rafik Rakhmankulov, terlibat perang.
Dalam sebuah wawancara dengan BBC Rusia, wanita berusia 40 tahun itu mengatakan bahwa saudara perempuannya pertama kali memberi tahu dia tentang foto itu.
Natalia masih belum menerima konfirmasi tentang status Rafik.
"Saya telah menghubungi beberapa perwira dari unit militernya dan menceritakan apa yang terjadi," kata Natalya.
"Dia bilang kontra intelijen akan memeriksa apakah Rafik ditahan atau tidak, tetapi belum ada konfirmasi."
Tetapi otoritas militer tidak menyangkal kepadanya bahwa pemuda 19 tahun itu, yang belum genap setahun berdinas sebagai tentara, telah dikirim ke front Ukraina untuk berperang.
'Dia tidak tahu mereka akan dibawa ke sana'
Baca: Update Hari Kelima Rusia Invasi ke Ukraina, Kurangi Kecepatan Agresi tapi Tetap Bidik Ibu Kota Kiev
Natalia mengklaim bahwa putranya yang merupakan seorang teknisi tempur di Divisi Tank Pengawal ke-4 (Kantemirovskaya), tidak mengetahui akan dikerahkan dalam invasi.
"Dia tidak tahu bahwa mereka akan dibawa ke sana. Mereka baru tahu saat tiba."
Terakhir kali Natalia berbicara dengan Rafik adalah pada 23 Februari, ketika putranya itu mengatakan divisinya sudah berada di dekat perbatasan Ukraina.
"Saya bertanya mengapa dia sebelumnya tidak bilang bahwa mereka dipindahkan ke sana. Dia hanya menjawab 'Agar Ibu tidak khawatir'. Dia juga mengatakan bahwa semuanya berjalan tenang."
Ketika foto-foto para tahanan mulai beredar, saluran TV Russia-24 menyebutnya sebagai "berita palsu".
Padahal foto-foto itu benar adanya.
(*)
Artikel ini telah tayang di TribunSumsel.com dengan judul Detik-detik Kendaraan Tempur Kozak 2M2 Ukraina Saling Serang Strela Rusia, Anak Buah Putin Panik
# Perang Rusia Vs Ukraina # Invasi Rusia ke Ukraina # Konflik Rusia Vs Ukraina # Kendaraan Tempur
Video Production: Muh Rosikhuddin
Sumber: Tribun Sumsel
TRIBUNNEWS UPDATE
Dalam Semalam! Sebanyak 124 Pesawat Tak Berawak Ukraina Ditembak Jatuh Pertahanan Udara Rusia
Sabtu, 7 Maret 2026
Berita Terkini
Rusia Siapkan Serangan Besar Ke Ukraina Pada Musim Semi, Zelenskyy Antisipasi Potensi Ancaman
Rabu, 4 Maret 2026
Mancanegara
Momen Repatriasi Besar! Rusia dan Ukraina Tukar Ribuan Jenazah Tentara Usai Pertemuan Swiss
Jumat, 27 Februari 2026
Mancanegara
Update Konflik Ukraina: Zelenskyy Sebut 10 Ribu Tentara Korea Utara Siap Bawa Pulang Ilmu Perang
Minggu, 22 Februari 2026
Mancanegara
Ukraina Belum Kalah! Zelensky Klaim Rebut 300 Kilometer Persegi Wilayah dari Pasukan Rusia
Minggu, 22 Februari 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.