Rabu, 29 April 2026

Terkini Nasional

Pengacara Dokter yang Suntikkan Vaksin Kosong Minta Polisi Mencari Penyebar Video

Kamis, 27 Januari 2022 17:10 WIB
Tribun Medan

TRIBUN-VIDEO.COM - Kasus dokter suntik vaksin kosong yang saat ini ditangani Polda Sumut berbuntut panjang.

Teranyar pengacara dokter membantah tuduhan kepada kliennya.

Padahal, sebelumnya TGA dan DSS sudah meminta maaf.

"Permintaan maaf itu karena video sudah membuat gaduh," ucap pengacara Dedek Kurniawan, Selasa (26/1/2022).

Dedek meminta polisi mencari penyebar video yang memfitnah kliennya.

"Jadi itu video tidak benar vaksin kosong, karena kalau vaksin kosong pasti ada efeknya. Itu vaksin diambil dalam bungkusan yang ada isinya dan disuntikan. Makanya video yang viral itu tidak benar dan kami minta jangan disebarkan lagi," kata Dedek.

Baca: Kasus Suntik Vaksin Kosong oleh Dokter G Masih Terus Bergulir, Kini korban Bertambah Jadi 2 Orang

Dedek menjelaskan, berdasarkan pengakuan kliennya, mereka telah bekerja sesuai standar operasional yang berlaku.

Dia meminta agar video itu tidak disebarluaskan kembali dan media juga tidak mengulang ulangi pemberitaan dengan video viral itu.

"Berdasarkan pengakuan klien kami itu tidak benar. Kami minta agar video itu tidak disebarluaskan lagi. Dan hari ini karena media juga ikut serta mengulang ulangi pemberian itu kami beritahukan jika video itu tidak benar," ungkap dia.

Kuasa hukum TGA dan DSS ketika menggelar konfrensi pers di jalan Pelajar, Kecamatan Medan Denai, Kota Medan, Selasa (26/1/2022)

Lebih jauh Dedek mengungkapkan, bersama timnya berencana melaporkan penyebar video tersebut ke pihak berwajib.

Sebab, akibat video tersebut banyak warga yang langsung percaya jika TGA dan DSS menyuntikan vaksin kosong.

Baca: Korban Dugaan Suntikan Vaksin Kosong di Medan oleh Seorang Dokter Menjadi 2 Orang

"Kami juga berencana untuk melaporkan siapa yang menyebarkan video itu hingga viral kepada pihak berwajib. Namun terkait itu kami masih melakukan diskusi dengan tim. Namun yang paling penting bagaimana masalah klien kami dapat diselesaikan duhulu," tutur Dedek.

Pada konferensi pers yang digelar pada sore tadi pernyataan hanya datang dari beberapa kuasa hukum yang mendampingi kedua nakes TGA dan DSS.

Kedua berhalangan hadir karena sedang berkeja sementara satu lainya sedang jatuh sakit.

Dedek mengatakan, sampai saat ini pihaknya masih menunggu hasil dari pemeriksaan kepolisian kepada kedua kliennya tersebut.

"Kami meminta agar masyarakat jangan menghakimi karena sampai saat ini kita masih menunggu hasil pemeriksaan polisi," tutup Dedek.

(cr17/tribun-medan.com)

Artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com dengan judul Dokter Bantah Suntik Vaksin Kosong ke Siswa SD, Pengacara: Cari Penyebar Video!

# vaksin kosong # Polda Sumut # Kota Medan

Editor: Sigit Ariyanto
Video Production: Lulu Adzizah F
Sumber: Tribun Medan

Tags
   #vaksin kosong   #Polda Sumut   #Kota Medan

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved