Senin, 20 April 2026

SOLO UPDATE

Mengenang 17 Tahun Tsunami Aceh 2004, Inilah Kisah Sofyan yang Selamat seusai 7 Hari Tertimbun

Minggu, 26 Desember 2021 17:56 WIB
Serambi Indonesia

TRIBUN-VIDEO.COM - Peringatan bencana Tsunami Aceh 2004 yang jatuh setiap tanggal 26 Desember, tepat 17 tahun berlalu pada Minggu (26/12/2021).

Diketahui, di balik dahsyatnya bencana alam tersebut ada kisah seorang pria yang tertimbun selama tujuh hari dan ditemukan selamat tanpa makan dan minum.

Atas diperingatinya Tsunami Aceh 2004 itu, kini moment dan ceritanya kembali dikenang.

Dikutip dari SerambiNews.com pada Minggu (26/12/2021), bencana alam itu terjadi sekira pukul 08.00 WIB pagi.

Diketahui bencana berawal saat gempa bermagnitudo 9,0 mengguncang bumi Aceh.

Kemudian, gempa disusul gelombang laut berkecepatan 360 km per jam.

Selain itu, gelombang laut dengan ketinggian 30 meter menyapu sebagian pesisir wilayah Aceh.

Kejadian itu menjadi lembaran duka dalam sejarah Indonesia.

Dikabarkan, gempa dan tsunami itu yang paling membekas di masyarakat Aceh, dan menjadikan bencana alam paling dahsyat pada abad ini.

Baca: Heboh Kemunculan Delmicron, Benarkah Varian Baru Virus Corona Gabungan Delta dan Omicron

Baca: Sopir Taksi Online di Tambora Ingin Penumpang Wanita Jadi Tersangka, Laporkan Pencemaran Nama Baik

Dilaporkan, ratusan nyawa manusia menjadi korban dan ribuan orang kehilangan tempat tinggalnya.

Sementara itu, ada kisah luar biasa yang bercerita tentang korban gempa dan tsunami yang berhasil diselamatkan setelah tujuh hari tertimbun di reruntuhan.

Satu diantara korban selamat, Teungku Sofyan (pada saat itu berumur 20 tahun) yang digulung ombak tsunami hingga beberapa kilometer.

Kemudian, ia tertimbun reruntuhan bangunan selama tujuh hari tanpa makan tanpa minum, kini masih kuat bertahan hidup.

Diketahui, saat ditemukan kondisi Teungku Sofyan sangat menyedihkan dan tubuhnya penuh luka.

Kondisinya sangat lemah hingga hanya matanya yang bergerak.

Dikatakan, ia ditemukan warga terkubur di reruntuhan bangunan.

Disisi lain, saat itu yang terlihat hanya bagian kepala dan tangannya saja.

Sofyan ditemukan di tumpukan reruntuhan bangunan dan sampah-sampah yang terbawa air saat para warga tengah mencari sanak saudaranya.

Menurut keterangan warga, Sofyan ditemukan pada hari ketujuh (2/1/2005).

"Saat itu kondisinya memang lemah sekali. Ia lemas. Tapi waktu kami kasih air putih, masih bisa meneguknya," ujar seorang warga.

Warga bisa menemukan Sofyan karena saat melintas di puing-puing reruntuhan mendengar ada rintihan.

"Kami tidak mengira ada orang di reruntuhan itu. Kami dengar sayup sayup ada orang merintih. Kami cari, dia kelihatan kepala sama tangannya," tambahnya.

Pada saat itu kondisi Sofyan masih lemah, bahkan ia belum bisa berkomunikasi.

Sampai saat ini, gempa dan Tsunami Aceh 2004 tersebut akan selalu meninggalkan kenangan yang tidak akan terlupakan dalam sejarah Indonesia.

(Tribun-Video.com/Serambinews.com)

Artikel ini telah tayang di SerambiNews.com dengan judul Kisah Teungku Sofyan Korban Tsunami 2004, Terkubur 7 Hari, Tergulung Ombak dan Tertimpa Reruntuhan

# bencana tsunami Aceh # 17 tahun tsunami Aceh # Peringatan Tsunami # Aceh

Editor: Ramadhan Aji Prakoso
Reporter: Sandy Yuanita
Video Production: ilhamrefiantomalik
Sumber: Serambi Indonesia

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved