Travel
Mampir Warung Mi Instan Pak Pono, Populer di Wonogiri Habiskan 160 Bungkus Per Hari
TRIBUN-VIDEO.COM - Ingin mencoba kuliner enak saat liburan ke Wonogiri?
Warung makan legendaris di Wonogiri ini bisa jadi pilihan.
Namanya Warung Pak Pono.
Lokasinya berada di Krisak Kulon, Singodutan, Kecamatan Selogiri, Wonogiri, Jawa Tengah dan buka setiap pukul 18.00 hingga pukul 02.00 WIB.
Selain menyediakan nasi goreng, di warung tersebut juga menyediakan menu mi goreng dan mi rebus.
Alih-alih menggunakan mi kuning dan dibumbui sendiri, pemilik lebih menggunakan mi instan untuk menu mi goreng maupun mi rebus.
Merek mi yang digunakan juga tak asing.
Namun jangan salah, menu itu malah menjadi andalan di sini.
Baca: Foto Liburan Gilang Widya Pramana Disebut Mirip Logo Mi Instan, Undang Tawa Warganet
Bahkan dalam satu hari, empat box mi instan bisa ludes untuk membuat menu mi goreng itu. Jika satu box berisi 40 bungkus, berarti setiap hari sekitar 160 ludes terjual.
"Emang dari dulu seperti itu (pakai mi instan). Pernah pakai yang lain malah pada protes, akhirnya ya pakai mi instan itu," ujar Sarmi, sang pemilik, Senin (29/11/2021).
Sarmi menjelaskan, tak ada bumbu lain yang ia gunakan saat memasak mi pesanan pelanggannya. Benar-benar bumbu mi instan yang ada di dalam bungkus.
Dia mengaku hanya menambahkan telur, suiran daging ayam dan beberapa sayuran. Tak lupa tabungan bawang goreng sebagai pelengkap rasa.
Memang, rasanya benar-benar rasa mi instan. Tapi memang masakan mi instan di warung lebih enak daripada masakan sendiri.
Rasanya lebih lengkap karena sang pemilik menambahkan elemen-elemen pelengkap itu. Secara garis besar, rasanya seperti mi instan, tapi lebih enak.
Baca: Waspada Konsumsi Mi Instan Dicampur Nasi, Dapat Menimbulkan Penyakit Jantung dan Diabetes
Selain itu, yang lebih unik, pembeli bisa mengambil sepuasnya bawang goreng yang disediakan dalam mi instan.
Memang, bungkusan kecil bawang goreng itu tidak digunakan, namun diganti dengan kerupuk.
Dengan begitu, bila beruntung, pembeli boleh mengambil sepuasnya bawang goreng dari mi instan yang tidak digunakan itu.
Seporsi mi goreng dibanderol seharga Rp 8 ribu saja untuk porsi normal. Apabila kurang, cukup menambah Rp 2 ribu, pembeli akan diberikan porsi dobel.
Sarmi mengaku memulai bisnisnya ini kurang lebih hampir 30 tahun lalu. Setiap hari pun, warungnya selalu ramai dikunjungi pelanggan.
"Tapi musim hujan ini agak berkurang, kalau nggak hujan ya rame," jelasnya. (*)
Artikel ini telah tayang di TribunTravel.com dengan judul Mampir ke Warung Makan Legendaris di Wonogiri, Pake Mi Instan dan Habiskan 160 Bungkus Per Hari
Video Production: Ignatius Agustha Kurniawan
Sumber: TribunTravel.com
Local Experience
Kuliner Jadul yang Masih Diburu, Cabuk Tetap Eksis di Tengah Tren Kekinian
Senin, 4 Mei 2026
Local Experience
Lontong Balungan Mbah Rum Kuliner Legendaris Kaya Rempah Khas Pati yang Eksis hingga Puluhan Tahun
Senin, 4 Mei 2026
Nasional
Dedi Mulyadi Ditangisi Pemilik Warung yang Kiosnya Dibakar Perusuh, Gubernur Turun Tangan
Minggu, 3 Mei 2026
Local Experience
Pasar Gaib Jembatan Timang Wonogiri: Suara Ramai Tanpa Wujud di Malam Hari
Selasa, 28 April 2026
Terkini Daerah
Harapan Ayah di Balik Tragedi Kakak Tewas Dibunuh Adik di Semarang, Minta Pelaku Dihukum Ringan
Senin, 27 April 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.