Selasa, 28 April 2026

Terkini Daerah

Penggerebekan Kampung Narkoba di Surabaya, Ada Bunyi Alarm saat Polisi Datang

Jumat, 8 Oktober 2021 12:44 WIB
TribunnewsWiki

TRIBUN-VIDEO.COM - Petugas gabungan dari Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Jawa Timur (Jatim) bersama Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jatim, Polrestabes Surabaya, dan Polres Pelabuhan Tanjung Perak melakukan penggerebekan di kampung narkoba di Jalan Kunti, Kecamatan Sidotopo, Kota Surabaya pada Rabu (6/10/2021).

Hal tak terduga dalam penggerebekan tersebut ialah bunyi alarm yang menjadi tanda bahwa pihak kepolisian sedang datang untuk menggerebek kampung narkoba ini.

Kabag Bin Ops Ditresnarkoba Polda Jatim AKBP Syamsul Makali mengatakan bahwa sebanyak 450 pasukan gabungan diturunkan untuk mengamankan lokasi tersebut.

"Setibanya di kampung narkoba ini, petugas langsung melakukan penyisiran di tempat-tempat yang diduga kerap digunakan untuk melakukan pesta sabu," kata Syamsul, Kamis (7/10/2021) seperti dilansir dari Kompas.com.

Adapun tempat yang dijadikan untuk transaksi dan pesta narkoba jenis sabu itu dilakukan di bilik-bilik kecil yang terbuat dari kayu beratapkan terpal berjejer di daerah tersebut.

Baca: Polisi Dilempari Batu saat Gerebek Kampung Narkoba, 6 Orang Berhasil Ditangkap seusai Beri Tembakan

Baca: Benteng Pertahanan Kampung Narkoba di Palembang yang Tak Tersentuh Aparat, Dijaga Pasukan Bayaran

Syamsul berujar bahwa akses menuju tempat untuk sampai ke bilik-bilik kecil yang berjajar itu harus melalui gang yang sempit dan berliku-liku.

Terpasang sebuah alarm pemadam di tempat tersebut yang berfungsi untuk peringatan bahwa ada petugas kepolisian datang ke lokasi.

Di tempat yang dikenal dengan kampung narkoba tersebut petugas menemukan barang bukti 4 poket (sabu).

"Kalau ada petugas datang mau masuk pencet alarm, tujuannya apa, supaya pengedar dan bandar bisa lari kabur sehingga tidak sampai tertangkap," kata Syamsul.

Menurut Syamsul, di daerah itu memang sangat tersistematis dalam menjalankan bisnis haram narkoba tersebut.

"Jadi memang sudah saling mendukung untuk kejahatan narkoba, bisa jadi razia ini bocor sebelumnya dan bunyi alarm," kata Syamsul.

Syamsul juga mengatakan bahwa dalam operasi itu petugas memburu 3 target operasi (TO).

Akan tetapi petugas hanya menangkap 1 TO.

"Giat saat itu, pertama penindakan, ada 3 TO, yang kami targetkan, di wilayah Kunti, Sidotopo, namun dapat 1 TO atas nama MS. Yang 2, tidak ada di tempat," kata Syamsul.

(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnewswiki.com dengan judul Penggerebekan Kampung Narkoba Surabaya, Alarm Jadi Tanda Polisi Datang

# penggerebekan kampung narkoba # Kampung Narkoba # Ditresnarkoba # BNNP # Surabaya

Editor: Danang Risdinato
Video Production: Yogi Putra Anggitatama
Sumber: TribunnewsWiki

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved