LIVE UPDATE
LIVE UPDATE: Melihat Kampung Boneka di Desa Cikampek Utara yang Omzetnya Miliaran
TRIBUN-VIDEO.COM, KARAWANG - Jika sedang melakukan perjalanan di wilayah Cikampek, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, lalu anda mulai melihat deretan penjual boneka, artinya anda memasuki wilayah Desa Cikampek Utara, Kecamatan Kotabaru, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.
Ya, Desa Cikampek Utara itu dikenal sebagai Kampung Boneka di wilayah Karawang, Jawa Barat. Pasalnya, hampir sepanjang jalan maupun setiap sudut di wilayah tersebut terdapat toko yang menjajakan boneka dengan berbagai jenis karakter model dan ukuran.
Usut punya usut, ternyata tak hanya menjual boneka saja, akan tetapi boneka-boneka itu hasil produksi dari warga setempat di wilayah Cikampek Utara tersebut.
Bahkan ada tiga dusun di Desa Cikampek Utara yang warganya 50 hingga 90 persen merupakan pengrajin boneka.
Pemasarannya pun tak hanya di sekitar wilayah tersebut saja, akan tetapi dikirim ke seluruh daerah di pulau Jawa bahkan luar pulau Jawa seperti Sumatera, Kalimantan hingga Nusa Tenggara.
Kami, mencoba menelusuri lokasi tempat para pengrajin boneka di wilayah tersebut. Ada tiga dusun yang banyak sekali pengrajin boneka, yakni Dusun Mekarjaya, Mekarsari dan Sukasenang.
Lokasi pengrajin atau tempat produksi boneka itu rata-rata dilakukan di rumah atau bisa disebut home industri.
Saat menyusuri sebuah gang di Dusun Sukasenang terlihat sejumlah aktivitas pengrajin yang sedang membuat boneka.
Salah satu mereka menyatakan, jika tidak pandemi corona kampung ini selalu sibuk dan bising dengan suara mesin jahitnya.
Hilir mudik juga terlihat dari mereka yang membawa bahan baku boneka dan yang membawa boneka yang sudah jadi untuk siap dipasarkan.
Sekretaris Desa Cikampek Utara, Bayu Rahayu menyatakan dari data terakhir yang dimilikinya ada sebanyak 326 pengrajin boneka di wilayahnya tersebut.
Data itu bisa saja bertambah karena pengrajin boneka di wilayah terus bermunculan tiap tahunnya.
"Segitu data terakhir ya, mungkin bisa lebih banyak lagi datanya," kata Bayu saat ditemui di Kantor Desa Cikampek Utara,
Bayu menyebut pengrajin boneka awalnya muncul di Dusun Mekarjaya pada tahun 1980. Berawal dari sejumlah warga yang mengikuti pelatihan pengrajin boneka di Bandung, Jawa Barat.
Selepas pelatihan, warga itu kemudian memproduksi boneka kecil-kecilan untuk dijual atau dipasarkan di stasiun, terminal hingga dijual secara asongan diatas kereta api atau KRD Cikampek-Jakarta.
Baca: Gara-gara Mesin Pencapit Boneka, 2 Anak Penghuni Panti Asuhan Disabeti Kabel oleh Pengurus
"Dulu juga produksinya dijahit pakai tangan engga pakai mesin, bahannya juga pakai bahan emen bentuk bonekanya juga sederhana dijual di stasiun, terminal sama asongan aja di kereta," ungkap dia.
Hingga akhrinya, terus berkembang pesat para pengrajin bermunculan sehingga dapat memproduksi lebih banyak dengan menggunakan teknologi.
Mulai tahun 2000, para pengrajin itu memiliki pasar sendiri untuk dikirimkan ke sejumlah daerah di pulau Jawa bahkan ke luar pulau Jawa.
Tak tanggung-tanggung, dari home industri itu dapat mempekerjakan banyak sekali karyawan. Tentu kondisi itu mempengaruhi perkembangan ekonomi di wilayah Desa Cikampek Utara.
"Dulu mah wilayahnya kumuh ya, sekarang sudah luar biasa maju perkembangannya dengan adanya pengrajin produksi boneka itu. Sampai omsetnya itu miliaran per bulan. Kalau sekarang ya mungkin engga segitu karena pandemi Covid-19 ini," imbuh dia.
Sementara Kepala Dusun Mekarjaya, Carno Sukarno mengungkapkan wilayahnya 90 persen warganya merupakan pengrajin boneka.
Dirinya juga merupakan pengrajin boneka, meneruskan dari kiprah sang ayah sebagai pengrajin boneka. Bahkan sang ayah bernama Sukadis merupakan pelopor hadirnya Kampung Boneka tersebut.
"Tahun 1980 itu pelopornya itu ayah saya, Sukadis Ketua RW 11. Sama Tasrifan, Tarjono sebagai yang memulai jadi pengrajin boneka juga Pak Udi Kurdila pemilik koperasi yang memberikan permodalan," ungkap Carno.
Carno menjelaskan ayahnya Sukadis selaku Ketua RW 11 Desa Cikampek Utara, dengan jaringan yang dimiliki mengirimkan sejumlah warga untuk diberikan pelatihan sebagai pengrajin boneka melalui program Dinas Koperasi dan Perindustrian di wilayah Bandung, Jawa Barat.
Warga yang telah mengikuti pelatihan itu akhirnya mulai mencoba memproduksi boneka secara manual. Dahulu produksi boneka hanya dijahit pakai tangan, lalu pemasarannya dilakukan di sekitar wilayah Cikampek saja seperti Stasiun Cikampek, Terminal Cikampek hingga diasongkan di perjalanan kereta KRD Cikampek- Jakarta.
"Lama-lama semakin berkembang, karena banyak yang maju usaha bonekanya. Warga lainnya banyak yang ikutan juga, karena pasarnya sekarang ini ke seluruh Indonesia," paparnya. (*)
# LIVE UPDATE # boneka # Cikampek # Karawang
Videografer: Radifan Setiawan
Video Production: Ramadhan Aji Prakoso
Sumber: Warta Kota
LIVE UPDATE
Klarifikasi SPPG Lempongsari Semarang yang Diskors BGN, Ternyata Sempat Dapat Protes Orangtua Siswa
Kamis, 2 April 2026
LIVE UPDATE
Tangis Pilu Pecah Saat Fafa Nur Azila Istri Mendiang Praka Farizal Tiba di Rumah Duka Lendah
Kamis, 2 April 2026
LIVE UPDATE
Pantauan Harga MinyaKita di Pekanbaru, seusai Harga Melambung dan Langkanya di Jawa
Kamis, 2 April 2026
LIVE UPDATE
Korban Tambahan Insiden Kebakaran SPBE di Bekasi, Belasan Warga Dirawat seusai Alami Luka Bakar
Kamis, 2 April 2026
LIVE UPDATE
Big Match Sumsel United vs Persiraja Banda Aceh, Adu kreatif Lini Tengah Diego Dall Oca & Juan Merah
Kamis, 2 April 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.