TRIBUNNEWS UPDATE
Demo Tolak Formula E di Balai Kota DKI Jakarta Dibubarkan, Massa: Tidak Ada Makan Malam yang Gratis
TRIBUN-VIDEO.COM - Ratusan orang berunjuk rasa menolak ajang Formula E, di depan Gedung Balai Kota DKI Jakarta pada Jumat (3/9/2021) pukul 14.00 WIB.
Baru beberapa menit melakukan aksi demo, polisi langsung membubarkan massa.
Selain tidak mengantongi izin, pembubaran dilakukan lantaran kerumunan massa aksi yang dianggap telah melanggar PPKM.
Baca: Anggota DPRD DKI Kenneth: Kalau Anies Utamakan Bantu Warga Susah karena Pandemi, Batalkan Formula E
Dikutip dari Wartakotalive.com Sabtu (4/9/2021), massa mendesak Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan untuk membatalkan ajang balap Formula E yang bakal digelar pada Juni 2022 mendatang.
Setibanya di lokasi unjuk rasa, mereka langsung memakirkan kendaraannya di bahu jalan.
Lalu mereka dengan sigapnya langsung membentangkan spanduk hitam bertuliskan ‘Tolak dan Batalkan Formula E’.
Beberapa demonstran terlihat mengangkat poster berisi sindiran kepada tujuh Fraksi di DPRD DKI Jakarta yang mendukung langkah Anies.
Menariknya, latar belakang dari tulisan di poster itu adalah pimpinan tujuh fraksi yang sedang foto bersama dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, seusai makan malam di rumah dinasnya, Kamis (26/8/2021) lalu.
Baca: Tuntut Batalkan Formula E, Sekelompok Massa Geruduk Kantor Anies Baswedan
Massa menganggap Ajang Formula E merugikan warga DKI Jakarta, tetapi menguntungkan tujuh fraksi DPRD DKI.
“Ajang Formula E merugikan warga DKI Jakarta, tetapi menguntungkan tujuh fraksi DPRD DKI. Tidak ada makan malam yang gratis,” demikian tulisan dari poster salah satu demonstran.
Namun aksi massa tersebut berlangsung singkat, karena langsung dibubarkan oleh anggota Polsek Metro Gambir.
Ratusan massa itu kemudian bergegas pergi dan kembali konvoi melewati Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat.
“Ingat kawan-kawan kita akan meneruskan semangat juang kita demi menolak Formula E,” ujar salah seorang pria yang menjadi orator dalam aksi itu.
Terkait unjuk rasa tersebut, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria turut buka suara.
“Itu hak warga biasa dalam demokrasi. Ada yang pro dan kontra itu biasa,” kata Ariza di Balai Kota DKI pada Jumat (3/9/2021) malam.
Aksi unjuk rasa tersebut merupakan hal yang biasa terjadi dalam berdemokrasi.
Baca: Nasib Gelaran Formula E yang Beranggaran Rp1 T, 7 Fraksi Tak Ikut Interpelasi seusai Bertemu Anies
Ia juga menyebutkan, rencana Formula E telah dikaji dengan matang dan sudah melewati proses yang cukup panjang sejak tahun 2019 lalu.
“Jadi, tidak bisa sekarang sekadar menolak, sekalipun itu hak siapapun warga. Tentu kami hormati yang setuju dan kami hormati yang tidak setuju,” ujar mantan anggota DPR RI Fraksi Gerindra. (Tribun-Video.com)
Baca juga berita terkait di sini
Artikel ini telah tayang di WartaKotalive.com dengan judul Warga Demo Menolak Ajang Formula E, Ariza: Berunjuk Rasa Dilindungi Perundang-undangan
# TRIBUNNEWS UPDATE # Formula E # Balai Kota DKI Jakarta # demo # unjuk rasa # Ahmad Riza Patria
Reporter: Feba Fadhiliana
Sumber: Warta Kota
Terkini Nasional
Aksi di DPR! Massa Demo Bawa Replika Trump Rantai Leher Prabowo, Simbol Penolakan Intervensi AS
5 hari lalu
Viral di Medsos
Aksi Pria Bernyali Nekat Demo Sendirian di DPR saat Buruh Rayakan May Day di Monas Bareng RI 1
5 hari lalu
Tribunnews Update
Buruh & Mahasiswa Bersatu Rayakan May Day di DPR RI, Bawa Replika Trump hingga Aksi Tabur Bunga
6 hari lalu
Tribunnews Update
Perayaan May Day di DPR Diwarnai Aksi Tabur Bunga oleh Buruh, Penghormatan untuk Korban Laka Kereta
6 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.