Olimpiade Tokyo 2020
Olimpiade Tokyo 2020 Selamatkan Bumi dari Limbah Ponsel Bekas Lewat Medali Daur Ulangnya
TRIBUN-VIDEO.COM - Perkembangan teknologi komunikasi begitu cepat, seolah tak pernah berhenti untuk istirahat sejenak.
Penggunaan ponsel pun terus meningkat.
Tak heran jika industri elektronik global terus menerus meluncurkan ponsel model terbaru.
Lalu, kemana perginya gawai-gawai lama yang sudah tak terpakai?
Sebagian besar berakhir di tempat pembuangan sampah dan menumpuk.
Baca: Kisah Mengharukan di Balik Buket Bunga untuk Pemenang Olimpiade Tokyo 2020
Berdasarkan data The Global E-waste Monitor 2020, sampah elektronik di seluruh dunia mencapai 53.6 million metric tonnes (Mt) di tahun 2019.
Hanya 17,4 persennya saja yang didaur ulang.
Asia pun dinobatkan sebagai benua penghasil sampah elektronik terbesar di dunia.
Sampah elektronik mengandung zat-zat beracun, dan merupakan ancaman bagi lingkungan maupun kesehatan.
Padahal, jika dikumpulkan, sampah-sampah elektronik ini dapat menghasilkan perunggu, perak, dan emas yang nilainya mencapai 57 miliar dolar AS.
Fakta ini mendorong pihak penyelenggara Olimpiade Tokyo 2020 untuk mencetuskan inisiatif untuk membuat medali yang terbuat dari ponsel bekas.
Melalui inisiatif yang disebut Proyek Medali Tokyo 2020, Panitia Penyelenggara Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo mengumpulkan ponsel bekas dari masyarakat di seluruh penjuru Jepang.
Logam-logam tersebut dilebur dan dicetak berbentuk lingkaran berukuran diameter 85 milimeter, sesuai dengan desain yang sudah disepakati.
Tak lupa dengan ukiran Nike, sang dewi kemenangan Yunani dan logo lima cincin khas Olimpiade.
Mengutip situs resmi Olimpiade, tiap-tiap medali emas tersusun dari 6 gram lapisan emas pada perak murni.
Sedangkan medali disusun dari perak murni, dan medali perunggu disusun dari kuningan merah yang mengandung 95 persen tembaga dan 5 persen seng.
Baca: Viral Sepeda Buatan Gresik Tampil di Olimpiade Tokyo 2020, Kini Diburu Pembeli
Bukan hanya itu, pita medali pun terbuat dari bahan serat poliester hasil daur ulang, yang proses pembuatannya pun menghasilkan lebih sedikit karbon dioksida.
Kurang lebih sebanyak 5.000 medali dihasilkan dari inisiatif daur ulang ponsel bekas ini.
Pemanfaatan limbah ponsel bekas ini merupakan ide yang sangat kreatif dan berkontribusi dalam upaya mengurangi dampak dari limbah elektronik.
Penyelenggara Olimpiade berharap proyek medali daur ulang ini dapat berkontribusi pada masyarakat yang ramah lingkungan dan berkelanjutan, serta akan menjadi warisan dari Olimpiade Tokyo 2020.
Diketahui, medali Ompiade Tokyo 2020 dirancang oleh Junichi Kawanishi. (*)
Artikel ini telah tayang di TribunTravel.com dengan judul Lewat Medali, Olimpiade Tokyo 2020 Selamatkan Bumi dari Limbah Ponsel Bekas
Sumber: TribunTravel.com
LIVE UPDATE
PDU Guntung Paikat Alami Peningkatan Sampah Selama Ramadhan, Didominasi Limbah Organik Sisa Makanan
Senin, 9 Maret 2026
Viral di Medsos
Kelakuan Ibu-ibu! Temukan Ponsel Mahasiswa tapi Minta Uang Rp 250 Ribu saat Diminta Pemiliknya
Sabtu, 14 Februari 2026
LIVE UPDATE
Tampil Necis, Seorang Pria Curi Ponsel Pengunjung di Kawasan Blok M Jaksel, Aksi Terekam CCTV
Rabu, 11 Februari 2026
Tribunnews Update
Khawatir Kena Spionase Siber, PM Israel Netanyahu Tutup Kamera Ponsel Pakai Pita Perekat
Kamis, 29 Januari 2026
TRIBUNNEWS UPDTAE
Martina Ayu, Atlet Triathlon Indonesia Raih 7 Medali di Sea Games 2025, Dapat Bonus Rp 3,4 M
Jumat, 9 Januari 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.