Jumat, 10 April 2026

TRIBUNNEWS UPDATE

Diduga Tak Terima Putusan Diskualifikasi Paslon Pilkada Yalimo, Massa Bakar Kantor Pemerintahan

Selasa, 29 Juni 2021 21:35 WIB
Tribun Papua

TRIBUN-VIDEO.COM - Seusai adanya putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait Pilkada, sekelompok massa melakukan pembakaran dan perusakan kantor pemerintah dan fasilitas umum di Kabupaten Yalimo, Papua, Selasa (29/6/2021).

Massa mengamuk seusai putusan didiskualifikasinya pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Nomor Urut 1 Erdi Dabi dan Jhon Wili dalam Pilkada Yalimo.

Tak hanya membakar fasilitas dan gedungm massa pendukung Pasangan Erdi-Jhon ini juga menutup akses jalan.

Dikutip dari Kompas.com, gedung dan fasilitas yang dibakar oleh massa yakni Kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), Kantor BPMK, Kantor Dinas Perhubungan.

Baca: Massa Duduki Kantor KPU Yalimo Papua, Rapat Pleno Penghitungan Suara Terhambat

Selain itu Kantor Dinas Kesehatan, Kantor DPRD, Kantor Gakkumdu, dan Bank Papua.

Aksi pembakaran dan perusakan tersebut dibenarkan oleh Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D Fakhiri, Selasa (29/6/2021).

"Ya benar ada aksi massa di Yalimo," ujar Kapolda Papua, Irjen Mathius D Fakhiri, melalui pesan singkat, Selasa.

Sementara itu, dikutip dari Tribun Papua, Kabag Opos Polres Yalimo AKP Agus Tianto membenarkan kerusuhan tersebut adalah akibat dari putusan MK soal Pilkada Yalimo.

Kerusuhan tersebut diduga dipicu oleh adanya diskualifikasi satu pasangan calon yakni Erdi Dabi - Jhon Wilil.

Seorang warga sekitar bernama Sali mengungkapkan, aksi pembakaran sudah terjadi sejak sore waktu setempat.

"Infonya Kantor KPU, Kantor keuangan dengan toko sudah dibakar," kata Sali, salah satu warga ketika dikonfirmasi dari Jayapura melalui telepon seluler, Selasa (29/6/2021).

Baca: Fakta Baru! Sebelum Wabup Yalimo Tabrak Bripka Christin hingga Tewas, Mengaku Minum 4 Botol Vodka

Dari jendela rumahnya, Sali mengaku melihat asap hitam membumbung di langit.

Tak hanya di situ, terdengar pula bunyi tembakan dari aparat kepolisian yang meneriaki massa.

"Ada bunyi tembakan ini pak," ujarnya.

Kata Sali, warga memilih berdiam diri didalam rumah lantaran situasi masih mencekam.

"Kita di rumah tidak berani keluar, banyak yang bawa panah sama parang," katanya, sembari menyebut terdengar teriakan massa.

(Tribun-Video.com/Kompas.com/Tribun-Papua.com)



Artikel ini telah tayang di Tribun-Papua.com dengan judul BREAKING NEWS: Massa Bakar Kantor Pemerintahan dan Pertokoan Pascaputusan MK Pilkada Yalimo Papua

Baca berita terkait lainnya

Video Production: Bintang Nur Rahman
Sumber: Tribun Papua

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved