Jumat, 17 April 2026

Seorang Pria Nekat Membunuh Karena Tidak Terima Pacarnya Diejek di Facebook

Jumat, 24 Maret 2017 22:25 WIB
Tribun Lampung

TRIBUN-VIDEO, BANDAR LAMPUNG - Hendra Kurniawan tewas setelah terlibat duel dengan Rama, di depan Terminal Peti Kemas Pelabuhan Panjang, Senin (20/3/2017) malam.

Hendra meregang nyawa karena luka tusuk akibat senjata tajam di bagian dada.

Kapolresta Bandar Lampung Komisaris Besar Murbani Budi Pitono mengatakan, petugas menangkap Rama saat berobat di Rumah Sakit Umum Abdul Moeloek (RSUAM).

“Tersangka datang ke rumah sakit mau berobat karena kena tusuk senjata tajam korban. Saat itulah, tersangka kami tangkap,” ujar Murbani Budi Pitono, Jumat (24/3/2017).

Pembunuhan tersebut dilatarbelakangi masalah perempuan.

Hendra mengejek pacar Rama di laman Facebook.

Tonton Juga:

Perkenalkan, Ini Olahraga Terbaru Gabungan dari Tiga Cabang Olahraga

Biasa Dihujat, Istri Lucky Hakim Banjir Pujian Setelah Unggah Video Ini!

“Mereka bertemu di depan terminal peti kemas, lalu terjadilah keributan yang berujung kematian Hendra,” kata Murbani Budi Pitono.

Pembunuhan terhadap Hendra, buruh peti kemas Pelabuhan Panjang, bermula dari cekcok antara Hendra dengan tersangka Rama.

Murbani mengatakan, keduanya bertengkar di Facebook.

“Korban mengejek pacar tersangka di Facebook, sehingga mereka bertengkar di Facebook,” ujar Murbani Budi Pitono.

Karena emosi, korban dan tersangka janji bertemu di depan pintu keluar masuk Terminal Peti Kemas Pelabuhan Panjang.

Rama membawa sebatang pipa besi.

Ia mendekati Hendra yang sudah menunggu, di depan pintu terminal peti kemas.

Perkelahian terjadi antara korban dengan tersangka.

Tersangka memukul kepala korban menggunakan pipa besi.

Sedangkan, korban mengeluarkan senjata tajam menusuk paha kiri Rama.

Rama mencabut pisau yang menancap di paha kirinya itu, lalu menusuk ke ketiak kiri dan rusuk kiri korban.

Melihat korban jatuh berimbah darah, Rama melarikan diri.

Hendra sempat berjalan ke pos satpam terdekat meminta pertolongan.

Akhirnya, Hendra mengembuskan napas terakhir setelah tiga kali pindah rumah sakit.

Simak video di atas.(Tribun Lampung/Wakos Gautama)

Editor: Nur Fatah Aliem Prabowo
Video Production: Nur Fatah Aliem Prabowo
Sumber: Tribun Lampung

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved