Selasa, 14 April 2026

TRIBUNNEWS UPDATE

Terus Bicara saat Berdebat di Wawancara dengan KNPI, Abu Janda Berkali-kali Ditegur Presenter

Senin, 1 Februari 2021 06:12 WIB
TribunWow.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Debat panas terjadi antara Ketua Umum KNPI Haris Pertama dan Permadi Arya alias Abu Janda dalam program Kompas Petang edisi 29 Januari 2021.

Abu Janda dilaporkan KNPI terkait kasus dugaan twit bernada SARA.

Dalam perdebatan itu, Abu Janda bahkan berkali-kali ditegur presenter karena terus berbicara.

Seperti diketahui, Abu Janda kerap melontarkan pernyataan kontroversial melalui akun media sosial Twitter pribadinya.

Baru-baru ini, Abu Janda dilaporkan ke Bareskrim Polri oleh KNPI karena diduga melakukan ujaran rasisme kepada mantan komisioner Komnas HAM, Natalius Pigai.

Selain itu, Abu Janda juga sempat mengatakan melalui media sosial pribadinya bahwa Islam merupakan agama yang arogan.

Pada kesempatanya dalam wawancara di Kompas Petang, Ketua Umum Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Haris Pertama, menyinggung kata evolusi dalam cuitan Abu Janda.

Baca: Abu Janda Dilaporkan Terkait SARA, Banser Minta Semua Pihak Hormati Proses Hukum

Menurut Haris, Abu Janda sudah salah memakai kata evolusi dalam cuitannya.

"Dia bilang tadi evolusi akhlak, evolusi apa, itu revolusi mas bukan evolusi," ujar Haris.

"Evolusi juga bisa dipakai bang, evolusi bisa dihubungkan dengan kata apapun," bantah Abu Janda.

Berbeda dari Haris, Abu Janda mengartikan lain kata evolusi.

Namun, ucapan Abu Janda itu memancing perdebatan dengan Haris.

"Makanya abang belajar Bahasa Indonesia, itu bisa dipakai dengan kata apapun," ujar Abu Janda.

"Ini yang saya males bicara dengan dia, karena asal bunyi," sahut Haris.

"Kelasnya bukan kelas saya."

Lantaran terus berbicara, Abu Janda sempat beberapa kali ditegur sang presenter.

"Kalau saya bicara dipotong, ini harus disumpal mulutnya, jangan asal bunyi aja," tukas Haris.

Baca: Fakta-fakta terkait Kasus Dugaan Rasisme Abu Janda ke Natalius Pigai dan Ujaran SARA Islam Arogan

Diberitakan sebelumnya, Abu Janda sampaikan permohonan maafnya lewat video klarifikasi yang diunggah melalui akun Youtube Abu Janda Aktivis dan akun twitter-nya @permadiaktivis1 pada 30 Januari 2021.

Dikutip dari Tribunwow.com, dalam klarifikasinya, Abu Janda mengaku sebagai korban dari pihak-pihak yang memotong tweetnya.

Seperti yang diketahui, dalam cuitan yang viral itu, Abu Janda menyinggung soal Islam arogan.

Lantaran hanya diambil pada bagian yang menyebut Islam arogan, menurutnya, konteksnya jadi berubah.

Abu Janda menjelaskan bahwa cuitannya itu bukan murni sebagai pendapat tunggal dirinya yang ditulis secara tiba-tiba.

Melainkan adalah bagian dari pembahasan bersama dengan Ustaz Tengku Zulkarnain.

"Jadi aku ini korban tweet yang discreenshot, dipotong kronologinya dan diviralkan tanpa konteks," ujar Abu Janda.

"Semua tweet saya yang diviralkan itu, baik cuitan ke Natalius Pigai termasuk yang Islam arogan, itu semuanya tidak ada satupun yang pernyataan mandiri, pernyataan tugal," jelasnya.

"Tetapi semua adalah reaksi atau respons.".(Tribun-video.com/TribunWow)

Artikel ini telah tayang di Tribunwow.com dengan judul Abu Janda Berkali-kali Ditegur Presenter karena Terus Mendebat, KNPI: Harus Disumpal Mulutnya

Sumber: TribunWow.com

Tags
   #Abu Janda   #KNPI   #Haris Pertama   #Permadi Arya

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved