Tribunnews WIKI
Kimchi, Makanan Populer di Korea yang Terbuat dari Sayuran Segar
TRIBUN-VIDEO.COM - Kimchi adalah makanan tradisional Korea, yang berasal dari Tiongkok salah satu jenis asinan sayur hasil fermentasi yang diberi bumbu pedas.
Setelah digarami dan dicuci, sayuran dicampur dengan bumbu yang dibuat dari udang krill, kecap ikan, bawang putih, jahe dan bubuk cabai merah.
Karena itu, kombinasi rasanya mayoritas menjadi asin dan pedas.
Sayuran yang paling umum untuk membuat kimchi adalah sawi putih dan lobak.
Di zaman dulu, kimchi diucapkan sebagai chim-chae yang berarti "sayuran yang direndam."
Di Korea, kimchi selalu dihidangkan di waktu makan sebagai salah satu jenis banchan yang paling umum.
Banchan merupakan lauk-pauk sampingan dalam budaya tradisional Korea.
Selain sebagai lauk, kimchi juga kerap dimasak bersama bahan lainnya, seperti untuk membuat sup kimchi (kimchi jjigae), nasi goreng kimchi (kimchi bokkeumbap), dan berbagai masakan lain.
Makanan khas Korea ni juga sudah disajikan sebagai isian atau topping makanan seperti panekuk, pizza hingga burger.
Sejarah
Kimchi dimuat dalam literatur tertua yakni buku puisi Tiongkok berjudul Sikyeong.
Asinan berwarna hijau merupakan bentuk awal kimchi sewaktu cabai belum dikenak di Korea.
Lalu, setelah dicampur garam, sayuran seperti kubis dimasukkan ke dalam guci tanah liat setelah diberi garam, dan dipendam di dalam tanah.
Hal tersebut dilakukan sebagai persediaan makanan sewaktu sayuran segar tidak tersedia di musim dingin.
Orang Korea mengenal cabai berkat pedagang portugis dari Jepang yang datang ke Korea pada abad 16.
Selain itu, dalam buku resep terbitan 1670, resep asinan sayuran dan labu sudah dimuat didalamnya. Namun, belum menggunakan cabai.
Dalam catatan sejarah abad ke-17 juga dituliskan mengenai 11 jenis kimchi.
Sementara itu, cabai sebagai bahan kimchi diperkirakan baru populer bertahun-tahun kemudian (menurut perkiraan 200 tahun kemudian).
Sebelum abad ke-19, kimchi diketahui hanya dibuat dari sayuran asli Korea karena sawi putih kemungkinan besar tidak dikenal di Korea sampai abad ke-19.
Bahan-bahan
Kimchi dibuat dari berbagai jenis sayuran sesuai dengan selera orang yang membuatnya.
Kimchi yang paling sering digunakan yakni sawi putih.
Namun, banyak orang Korea biasa menggunakan lobak, wortel, atau mentimun untuk membuatnya.
Kandungan Gizi
Kimchi memiliki nutrisi yang beragam dan termasuk makanan rendah kalori.
Dalam satu porsi (100 gram) kimchi mengandung 17 kkal kalori, 7 gram karbohidrat, 3 gram serat, 3,88 gram gula, 39 mg kalsium, 485 mg sodium, 11,7 mg vitamin C, dan 728 IU vitamin A.
Kimchi juga tidak mengandung protein maupun lemak.
Manfaat
Sebagai Makanan Probiotik
Proses fermentasi dalam pengolahan kimchi menghasilkan bakteri asam laktat bernama Lactobacillus kimchii.
Maka dari itu, kimchi dinobatkan sebagai makanan probiotik dengan manfaat sejajar dengan yoghurt.
Melancarkan Pencernaan
Kimchi bermanfaat untuk melancarkan pencernaan.
Mengonsumsi kimchi secara rutin akan membuat tubuh mendapatkan asupan probiotik.
Probiotik sangat bagus untuk mengembalikan keseimbangan mikroba dalam usus, maka fungsi usus dapat semakin baik.
Sementara, asupan probiotik juga dapat berperan dalam meminimalisir irritable bowel syndorme (IBS).
Gangguan kronis tersebut menyebabkan penderitanya mengalami sakit perut, perut kembung, serta sembelit atau diare.
Meningkatkan Kekebalan Tubuh
Kimchi mengandung banyak vitamin C.
Vitamin C adalah antioksidan alami yang diyakini dapat melindungi dan membentengi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.
Selain itu, vitamin C juga membantu tubuh dalam memproduksi sejumlah protein, termasuk kolagen yang dibutuhkan agar kulit tetap kenyal dan lentur.
Menjaga Kesehatan mata
Kimchi mengandung vitamin A yang dibutuhkan untuk mencegah terjadinya gangguan mata.
Berkat vitamin A yang tinggi, kimpi mampu membantu dalam menjaga kesehatan organ penglihatan.
Menurunkan Kadar Kolesterol
Bawang putih yang ada dalam kimchi, mengandung allicin dan selenium.
Hal tersebut dapat menurunkan kolesterol dan juga secara langsung dapat mengurangi atau mencegah stroke.
Menurunkan Berat Badan
Kimchi mengandung banyak serat.
Maka dari itu banyak orang mengandalkan kimchi sebagai menu diet.
Manfaat tersebut diperkuat dalam sebuah studi yang membuktikan bahwa rutin memakan kimchi dapat menurunkan berat badan sekaligus mengecilkan lingkar pinggang.
Menurunkan Risiko Kanker
Mengonsumsi kimchi yang kaya akan vitamin A juga berkhasiat dalam menurunkan risiko kanker.
Bahkan, beberapa penelitian menyebtkan bahwa fermentasi sawi putih berpotensi dalam mencegah pertumbuhan sel-sel kanker di dalam tubuh.
(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Anindya Suci Pertiwi)
Artikel ini telah tayang di TribunnewsWiki dengan Judul Artikel Kimchi
Video Production: Panji Yudantama
Sumber: TribunnewsWiki
TRIBUNNEWS UPDATE
Putin Buka Keran Besar-besaran ke Cina, Janji Suplai Minyak dan Gas Tiongkok Terjamin Aman
Rabu, 20 Mei 2026
Internasional
Reaksi China soal AS Sanksi Perusahaan Tiongkok karena Dituduh Pasok Bahan Senjata ke Iran
Selasa, 12 Mei 2026
Tribun Video Update
China & Iran Lakukan Pembicaraan Tingkat Tinggi, Wang Yi: Kami Mitra Strategis Andal bagi Teheran
Rabu, 6 Mei 2026
LIVE UPDATE
2 Warga Tiongkok Ditangkap seusai Bobol Rumah Elit di Rancamaya Bogor, Gasak Uang hingga Logam Mulia
Rabu, 6 Mei 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.