Jumat, 17 April 2026

Pilkada 2020

Langkah Awal, Wabup Nunukan Terpilih, Hanafiah Rencanakan Ini

Rabu, 16 Desember 2020 19:14 WIB
Tribun Kaltara

TRIBUN-VIDEO.COM, NUNUKAN - Wakil bupati (Wabup) terpilih pada pemilihan umum kepala daerah (Pemilukada) Kabupaten Nunukan dari pasangan nomor urut 01, Asmin Laura-Hanafiah (Amanah) akan lakukan mapping untuk membuat desain perencanaan pembangunan di Kabupaten Nunukan.

Hal diungkapkan Hanafiah seusai deklarasikan kemenangan Amanah di hadapan insan pers, relawan, simpatisan, dan keenam partai pengusung.

Adapun keenam partai pengusung pasangan Amanah yakni Hanura (7 kursi), Gerindra (1 kursi), Nasdem (2 kursi), Golkar (2 kursi) PDIP (1 kursi), dan Perindo (1 kursi).

"Kita akan melakukan mapping permasalahan terlebih dahulu, sehingga nanti akan memudahkan kita menyusun desain perencanaan yang akan diselesaikan," kata Hanafiah kepada TribunKaltara.com seusai deklarasi kemenangan, Rabu (16/12/2020), pukul 17.00 Wita.

Dia mengaku, akan melakukan koordinasi dan konsolidasi kepada seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di Kabupaten Nunukan.

Hal itu dilakukan dia dalam rangka untuk inventarisir masalah yang ada di Kabupaten Nunukan.

Meskipun, masih enam bulan ke depan baru dilantik, birokrat tulen itu, menjelaskan, dirinya telah siap mendampingi bupati terpilih Asmin Laura dalam membangun Kabupaten Nunukan lebih sejahtera.

"Tapi kan masih enam bulan ke depan. Langkah strategis kita ya lakukan mapping atau pemetaan masalah. Karena tanpa penggalian permasalahan kita akan meraba-raba apa yang akan kita lakukan. Ini tidak baik untuk satu sistem perencanaan ke depan," ujarnya.

Menurut Hanafiah, fokus pembangunan baru akan dilakukan pada tahun 2022, lantaran APBD 2021 sudah berjalan.

"Yang jelas program kita tidak berkaitan dengan APBD tahun ini, sebab APBD sudah berjalan, nanti kami akan fokus di 2022. Di periode ini belum bisa direncanakan sesuai RPJM yang telah kita susun. Insyaallah 2022 baru kita fokus, " tuturnya.

Perihal kasus konfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Nunukan yang meningkat signifikan, dia enggan berikan komentar.

Pasalnya, menurut Hanafiah, dirinya belum tepat memberikan tanggapan terlalu jauh soal kebijakan pemerintahan saat ini, sebelum dilantik pada Juni mendatang.

"Soal Covid-19 saya tidak boleh berandai-andai sekarang. Kalau masih meningkat kasusnya nanti, begitu selesai dilantik tentu saya akan lakukan gerakan pencegahan yang masif. Covid-19 ini sangat berbahaya bagi masyarakat kita. Saya tidak dalam posisi pemerintahan, ini masih pemerintahan periode lama," ucapnya.

Dia berharap, melalui dukungan dan doa masyarakat Kabupaten Nunukan terhadap dirinya, ia mampu mengelola pemerintahan yang baik ke depan.

"Saya harapkan pemerintahan yang transparan, akuntabel dan memiliki prestasi yang bagus. Ini semua tidak terlepas dari peran aktif semua stakeholder termasuk masyarakat Kabupaten Nunukan," ungkapnya.(TribunKaltara.com/Felis)

Editor: Radifan Setiawan
Video Production: Radifan Setiawan
Sumber: Tribun Kaltara

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved