Pilkada 2020
Langkah Awal, Wabup Nunukan Terpilih, Hanafiah Rencanakan Ini
TRIBUN-VIDEO.COM, NUNUKAN - Wakil bupati (Wabup) terpilih pada pemilihan umum kepala daerah (Pemilukada) Kabupaten Nunukan dari pasangan nomor urut 01, Asmin Laura-Hanafiah (Amanah) akan lakukan mapping untuk membuat desain perencanaan pembangunan di Kabupaten Nunukan.
Hal diungkapkan Hanafiah seusai deklarasikan kemenangan Amanah di hadapan insan pers, relawan, simpatisan, dan keenam partai pengusung.
Adapun keenam partai pengusung pasangan Amanah yakni Hanura (7 kursi), Gerindra (1 kursi), Nasdem (2 kursi), Golkar (2 kursi) PDIP (1 kursi), dan Perindo (1 kursi).
"Kita akan melakukan mapping permasalahan terlebih dahulu, sehingga nanti akan memudahkan kita menyusun desain perencanaan yang akan diselesaikan," kata Hanafiah kepada TribunKaltara.com seusai deklarasi kemenangan, Rabu (16/12/2020), pukul 17.00 Wita.
Dia mengaku, akan melakukan koordinasi dan konsolidasi kepada seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di Kabupaten Nunukan.
Hal itu dilakukan dia dalam rangka untuk inventarisir masalah yang ada di Kabupaten Nunukan.
Meskipun, masih enam bulan ke depan baru dilantik, birokrat tulen itu, menjelaskan, dirinya telah siap mendampingi bupati terpilih Asmin Laura dalam membangun Kabupaten Nunukan lebih sejahtera.
"Tapi kan masih enam bulan ke depan. Langkah strategis kita ya lakukan mapping atau pemetaan masalah. Karena tanpa penggalian permasalahan kita akan meraba-raba apa yang akan kita lakukan. Ini tidak baik untuk satu sistem perencanaan ke depan," ujarnya.
Menurut Hanafiah, fokus pembangunan baru akan dilakukan pada tahun 2022, lantaran APBD 2021 sudah berjalan.
"Yang jelas program kita tidak berkaitan dengan APBD tahun ini, sebab APBD sudah berjalan, nanti kami akan fokus di 2022. Di periode ini belum bisa direncanakan sesuai RPJM yang telah kita susun. Insyaallah 2022 baru kita fokus, " tuturnya.
Perihal kasus konfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Nunukan yang meningkat signifikan, dia enggan berikan komentar.
Pasalnya, menurut Hanafiah, dirinya belum tepat memberikan tanggapan terlalu jauh soal kebijakan pemerintahan saat ini, sebelum dilantik pada Juni mendatang.
"Soal Covid-19 saya tidak boleh berandai-andai sekarang. Kalau masih meningkat kasusnya nanti, begitu selesai dilantik tentu saya akan lakukan gerakan pencegahan yang masif. Covid-19 ini sangat berbahaya bagi masyarakat kita. Saya tidak dalam posisi pemerintahan, ini masih pemerintahan periode lama," ucapnya.
Dia berharap, melalui dukungan dan doa masyarakat Kabupaten Nunukan terhadap dirinya, ia mampu mengelola pemerintahan yang baik ke depan.
"Saya harapkan pemerintahan yang transparan, akuntabel dan memiliki prestasi yang bagus. Ini semua tidak terlepas dari peran aktif semua stakeholder termasuk masyarakat Kabupaten Nunukan," ungkapnya.(TribunKaltara.com/Felis)
Video Production: Radifan Setiawan
Sumber: Tribun Kaltara
Live Update
September Hitam di Depan DPRD Nunukan Kaltara, Mahasiswa Minta 34 Tuntutan Untuk Diakomodir
Selasa, 2 September 2025
Live Update
Insiden Kapal Sembako Malaysia-Sebatik Terbalik Dihantam Ombak, 1 Selamat Lainnya Dalam Pencarian
Senin, 21 Juli 2025
Live Update
Seorang Nelayan Asal Sebatik Hilang saat Menjala Ikan di Laut Bunyu - Bulungan Dini Hari
Jumat, 30 Mei 2025
Tribunnews Update
Seusai Tusuk Gigi Rp100 Juta, Boby Nasution Temukan Anggaran 'Busi Racing' Dinsos: Jangan Aneh-aneh!
Rabu, 7 Mei 2025
Live Update
Bupati-Wakil Bupati Nunukan Kaltara Irwan-Hermanus Resmi Dilantik Presiden Prabowo di Istana Negara
Kamis, 20 Februari 2025
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.