Selasa, 14 April 2026

TRIBUNNEWS UPDATE

Keluarga Pertanyakan soal Kepala Hendri yang Terbungkus Plastik, Kapolresta Barelang Angkat Bicara

Jumat, 14 Agustus 2020 16:31 WIB
Kompas.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Seorang pria dilaporkan tewas tak lama setelah ditangkap oleh anggota Polresta Barelang, Batam.

Pria bernama Hendri Alfred Bakari itu disebut ditangkap lantaran kasus narkoba.

Bahkan saat melihat jasadnya, keluarga menyebut kepala Hendri terbungkus plastik.

Terkait hal ini Kapolresta Barelang pun angkat bicara.

Dikutip dari Kompas.com, Kamis (13/8/2020), Kapolresta Barelang Kombes Purwadi Wahyu Anggoro enggan berkomentar banyak.

Ia mengatakan pihaknya menunggu hasil autopsi dari rumah sakit terhadap jasad Hendri.

“Kalau masalah terkait dengan penganiayaan, saya nggak mau ngomong dulu, biarkan visum yang berjalan,” kata Purwadi.

Dari keterangan pihak polisi, Hendri disebut sebagai bandar besar narkoba.

Penangkapannya berdasarkan pengembangan kasus penyelundupan sabu seberat 38 kilogram yang diungkap Pangkalan TNI AL Batam beberapa waktu lalu.

Hendri diketahui ditangkap oleh anggota Polres Barelang pada Kamis (6/8/2020).

Purwadi menuturkan, Hendri belum ditetapkan sebagai tersangka melainkan terduga pelaku penyalahgunaan narkotika.

Dalam pemeriksaan, polisi membawa Hendri ke dua lokasi yang diduga sebagai tempat penyimpanan barang bukti yang masih dicari berupa 106 kilogram narkotika.

Ia pun mengklaim segala proses penangkapan maupun penggeledahan dilakukan sesuai prosedur.

Keesokan harinya setelah ditangkap, Hendri mengalami sesak nafas dan dibawa ke rumah sakit.

Namun, Hendri dinyatakan meninggal dunia tak lama setelahnya.

Terkait kepala Hendri yang dibungkus plastik, Purwadi menyebut hal itu dilakukan oleh rumah sakit.

Hal itu dilakukan sambil menunggu hasil swab test.

“Yang wrapping bukan kita, itu dari dokter, bukan kita, kita ga punya hak untuk itu,” ujar Purwadi.

Kini, polisi masih menunggu hasil otopsi terhadap jenazah yang dilakukan dokter .

Lebih lanjut, Purwadi berjanji akan menindak tegas anggotanya apabila memang bersalah.

“Tunggu saja visum. Anggota salah, saya tindak, tapi kalau memang itu meninggalnya karena yang lain-lain, ya sudah kita proses saja apa adanya,” tuturnya.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Penjelasan Lengkap Kapolresta Barelang terkait Tewasnya Hendri Alfred Bakari

Editor: Sigit Ariyanto
Reporter: Fransisca Krisdianutami Mawaski
Sumber: Kompas.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved