Senin, 4 Mei 2026

Terkini Nasional

200 Anggota ISIS eks WNI Terverifikasi Punya Paspor

Kamis, 27 Februari 2020 13:25 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Pemerintah masih melakukan pendataan terhadap 689 anggota ISIS eks WNI yang berada di wilayah Timur Tengah.

Menkumham Yasonna Laoly menyebut, terdapat 200 orang teridentifikasi memiliki paspor.

"Masih di asses (assesment,red). Jadi data sebetulnya itu ada nama-namanya belum terverifikasi semua. Yang terverifikasi baru sekitar 200-an (memiliki paspor)," kata Yasonna di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (26/2/2020).

Namun, Yasonna tidak merinci apakah dari jumlah tersebut sudah termasuk anak-anak yatim piatu atau tidak.

"Dia sudah jelas punya paspor punya nama. Ya kita tangkal. Ya itu sekarang sudah ada tim mau ke sana, biar nanti dapat datanya dulu lah," ucap Yasonna.

Sebelumnya, Presiden Jokowi meminta kementerian atau lembaga terkait melakukan identifikasi dan verifikasi kepada 689 orang yang sebagian besar berada di Suriah tersebut.

Proses identifikasi diperlukan agar mereka bisa dicegah dan tangkal masuk ke Indonesia.

"Saya perintahkan agar itu diidentifikasi satu per satu 689 orang yang ada di sana. Nama dan siapa berasal darimana sehingga data itu komplit. Sehingga cegah dan tangkal bisa dilakukan di sini kalau data itu dimasukkan ke imigrasi. Tegas ini saya sampaikan," kata Jokowi di Istana Negara, Rabu, (12/2/2020). (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Yasonna Sebut 200 anggota ISIS eks WNI Terverifikasi Punya Paspor

Editor: Tri Hantoro
Video Production: Desy Noormawati Amalia
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved