Kamis, 9 April 2026

Lifestyle

Sering Dikira Sama, Ternyata Ini Bedanya Matcha dengan Teh Hijau

Rabu, 15 Januari 2020 01:57 WIB
TribunJakarta

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Pebby Adhe Liana

TRIBUN-VIDEO.COM, SETIABUDI - Minuman teh asal Jepang yakni Matcha kini mulai banyak diminati oleh masyarakat di Indonesia.

Selain rasanya yang unik, matcha menjadi pilihan yang tepat bagi masyarakat yang tak terlalu menyukai rasa manis karena sensasi rasanya yang sedikit pahit.

"Sejatinya matcha itu asalnya dinikmati sebagai minuman seremonial dalam upacara-upacara meditasi di kalangan bangsawan. Sampai pada akhirnya, di era milenial ini matcha diolah lebih casual sebagai sebuah rasa yang baru di Jepang. Ini berbeda dengan green tea," kata Pakar teh dari Indonesia Tea Institute, Ratna Soemantri, Selasa (14/1/2020).

Meski diolah dari tanaman yang sama, namun Matcha sejatinya berbeda dengan minuman teh hijau biasanya lho.

Menurut Ratna, untuk mendapatkan matcha yang asli daun teh hijau harus melewati proses yang begitu panjang sampai pada akhirnya menjadi serbuk matcha.

Hal ini, berbeda dengan pengolahan teh hijau yang hanya dipetik dan diseduh saja.

"Proses membuat matcha itu sangat-sangat complicated, jadi gak mungkin matcha dijual dengan harga sangat murah," kata dia.

Untuk mengolah matcha, daun teh yang akan dipanen harus ditutupi dari sinar matahari terlebih dahulu selama beberapa minggu.

Tujuannya, untuk meningkatkan klorofil atau zat hijau daun dengan mencegah terjadinya proses fotosintesis pada daun. Cara ini juga diyakini bisa menghasilkan rasa daun teh yang khas juga warna yang pekat pada saat diminum.

"Jadi untuk penanaman matcha, beberapa minggu sebelum daun teh dipetik semua pohon ditutup untuk mengurangi masuknya sinar matahari. Tujuannya supaya polifenolnya itu tinggi. Jadi daunnya lebih hijau dan lebih sweet , tidak terlalu pahit dan ada rasa creamy atau orang jepang sebut umami. Itu yang tidak bisa didapatkan dari teh lainnya," beber dia.

Daun teh yang sudah dipanen, kemudian barulah ditumbuk menjadi sebuah bubuk teh.

Nah, bubuk teh hijau tersebut adalah matcha. Mengapa memiliki rasa yang lebih pahit ketimbang teh hijau, karena bubuk matcha memang terbuat dari tumbukan daun teh.

"Sedangkan green tea itu bentuknya diseduh saja. Artinya ketika kita minum green tea, kita tidak memakan daunnya. Kalau matcha kan bentuknya powder. Daun teh yang sudah di tumbuk. Jadi dengan minum matcha kita memakan semuanya. Caranya dikocok, lalu minum semuanya. Sehingga yang ada di dalam daun teh itu bisa terasa di tubuh kalau minum yang matcha," pungkas dia.

(TribunJakarta/Pebby Adhe Liana)

Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul Sering Dikira Sama, Ternyata Ini Bedanya Matcha dengan Teh Hijau

Editor: Panji Anggoro Putro
Video Production: Gianta Firmandimas Adya Mahendra
Sumber: TribunJakarta

Tags
   #Teh Matcha   #teh hijau   #Minuman Teh   #teh   #minuman

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved